Kasi DLHK Didakwa Pasal Berlapis, Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perizinan di Denpasar

Kasi Kajian Dampak Lingkungan DLHK Kota Denpasar didakwa dengan pasal berlapis terkait dugaan menerima suap dari perusahaan

Tribun Bali/Rizal Fanany
Siding perdana - Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) I Wayan Kariana (44) saat akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Denpasar, Denpasar, Bali, Selasa (19/11/2019). Pria yang menjabat sebagai Kasi Kajian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Denpasar diadili terkait dugaan menerima suap dari perusahaan. Kasi DLHK Didakwa Pasal Berlapis, Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perizinan di Denpasar 

Kasi DLHK Didakwa Pasal Berlapis, Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perizinan di Denpasar

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) I Wayan Kariana (44) menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tipikor Denpasar, Denpasar, Bali, Selasa (19/11/2019).

Pria yang menjabat sebagai Kasi Kajian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar didakwa dengan pasal berlapis terkait dugaan menerima suap dari perusahaan.

Diketahui, Kariana ditangkap setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Unit Tipikor Satreskrim Polresta Denpasar.

Di persidangan dengan mengagendakan pembacaan surat dakwaan, tim jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar mendakwa Kariani dengan pasal berlapis.

Dakwaan pertama, terdakwa diancam pidana dalam Pasal 12 huruf e UU RI No.31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Tunggakan Pelanggan Mencapai Rp 800 Juta, PDAM Kerjasama dengan Kejaksaan Atasi Masalah Tunggakan

Pasar Ikan Tuakilang Terkesan Mati Suri, Pemkab Tabanan Sebut Pasar Masih Jalan dan Belum Optimal

"Atau kedua, Pasal 12 huruf a UU RI No.31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP," terang Jaksa Ni Luh Oka Ariani Adikarini dihadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Gede Rumega, Selasa (19/11/2019).

Pula, Kariana didakwa Pasal 12 huruf b Pasal 5 ayat (2) dan Pasal Pasal 11 UU RI No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. 

Tak Ajukan Keberatan

Terhadap dakwaan jaksa, Jaksa Ni Luh Oka Ariani Adikarini, terdakwa Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) I Wayan Kariana (44) yang didampingi penasihat hukumnya tidak mengajukan keberatan.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved