Kisah Mangku Anom Si Penangkap Ular: Selamat dari Gigitan Kobra, 3 Ekor Mati di Bawah Kasur

Mangku Anom Winaya mengaku selamat dari gigitan ular kobra, tanpa pengobatan dan hanya menderita sakit selama tiga hari

Kisah Mangku Anom Si Penangkap Ular: Selamat dari Gigitan Kobra, 3 Ekor Mati di Bawah Kasur
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Mangku Anom Nur Winaya - Kisah Mangku Anom Si Penangkap Ular: Selamat dari Gigitan Kobra, 3 Ekor Mati di Bawah Kasur 

Alasannya murni karena ia penyayang dan pecinta ular, juga merasa tergerak untuk menyelematkannya sebelum diburu warga yang ketakutan.

''Alasannya sederhana, biar ular ini gak dimatikan sama orang-orang. Kasian saya. Kan biasanya gitu. Biar saya aja yang nangkep saya pindahin sendiri,'' katanya.

Kontrol Diabetes Hingga Kelola Kolesterol, 5 Manfaat Bawang Merah Untuk Kesehatan Tubuh

Kasi DLHK Didakwa Pasal Berlapis, Kasus Dugaan Suap Pengurusan Perizinan di Denpasar

Anom bahkan merelakan izin pamit sebentar keluar kantor hanya untuk mengevakuasi ular yang berkeliaran di rumah warga.

''Kayak kemarin (Selasa, red) saya kan kerja di Dinas DPMTSP Pemkab Badung. Jauh-jauh dari Sempidi saya belain izin sebentar buat nangkep ular ini, lalu balik kantor lagi,'' kata pria berusia kepala lima ini.

Ditanya soal kemampuannya menaklukkan hewan ganas ini, ia dapat secara otodidak.

Ia menuturkan, hobi ekstremnya ini sudah dijalani sejak sekitar tahun 1990-an, bahkan sedari kecil.

Tak sedikit, puluhan hingga ratusan nyawa ular selamat ditangannya sebelum berakhir pembantaian oleh warga yang tidak sabaran.

Menariknya, ular-ular ini dievakuasi hanya dengan tangan kosong, tanpa alat sebagaimana dilakukan warga biasa maupun dinas terkait.

Bahkan, ular piton sepanjang 6 meter dan terbesar yang pernah dia evakuasi menggunakan tangan kosong.

''Ular kobra pun saya evakuasi dengan tangan kosong. Dulu juga pernah kegigit, dan sakit sampai tiga hari,'' kisahnya.

Tunggakan Pelanggan Mencapai Rp 800 Juta, PDAM Kerjasama dengan Kejaksaan Atasi Masalah Tunggakan

Pasar Ikan Tuakilang Terkesan Mati Suri, Pemkab Tabanan Sebut Pasar Masih Jalan dan Belum Optimal

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved