Waspadai Penipuan Online di Bali Via Media Sosial, Korbannya Capai Ratusan Begini Modus Pelakunya

Waspadai penipuan online di Bali. Sebab dari data yang dilaporkan ke Polda Bali, ternyata sudah banyak korbannya hingga mencapai ratusan

Waspadai Penipuan Online di Bali Via Media Sosial, Korbannya Capai Ratusan Begini Modus Pelakunya
Tribun Bali/Rino Gale
Kasubdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Waspadai penipuan online di Bali.

Sebab dari data yang dilaporkan ke  Polda Bali, ternyata sudah banyak korbannya hingga mencapai ratusan orang yang melapor atas kasus penipuan online

Seperti diungkapkan kepada Tribun Bali oleh Kasubdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci, Rabu (20/11/2019).

"Untuk kasus penipuan online ini marak di Bali dan korbannya tiap tahun mencapai ratusan orang.

Tahun 2019 per bulan Oktober ini 360 lebih penipuan online," ujarnya kepada Tribun Bali

Tren kasus penipuan online di Bali sudah marak sejak tahun 2018 hingga 2019.

"Dari data di tahun 2018 itu aduan kasus cybercrime seperti skimming, pencemaran nama baik, hingga hoaks mencapai sekitar 819 aduan dan 50 persennya adalah kasus penipuan online.

Kemudian, perbulan Oktober di tahun 2019 ada sekitar 700 kasus cybercrime dan 50 persenya kasus penipuan online," paparnya. 

Ia menjelaskan, korban penipuan online banyak terjadi saat jual beli barang melalui media sosial seperti  Facebook, Instagram dan lapak-lapak online lainnya.

"Kebanyakan korban kasus jual beli seperti handphone, jual beli alat-alat kecantikan itu kerugiannya berkisar mulai dari Rp 500 ribu hingga ada sampai Rp 10 juta.

Halaman
12
Penulis: Rino Gale
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved