Breaking News:

7 Pelajar di Bangli Ditahan Polisi Setelah Bikin Bapak-bapak Terkapar Bersimbah Darah

Kali ini tujuh pelajar di Bangli diamankan polisi lantaran telah menganiaya dua pria di sebuah kosan pada Kamis (21/11/2019) di wilayah LC Uma Bukal,

TRIBUN BALI/MUHAMMAD FREDEY MERCURY
kasus penganiayaan terjadi pada hari Kamis (21/11) di wilayah LC Uma Bukal, Kelurahan Cempaga Bangli. Kasus tersebut bermula dari pesta miras yang dilakukan oleh tujuh pemuda di sebuah rumah kos. Tujuh pemuda itu diantaranya DD, AW, YG, LT, BY, SP, GD. Mereka pesta miras di depan kamar milik KP sekitar pukul 19.00 wita. 

7 Pelajar di Bangli Ditahan Polisi Setelah Bikin Bapak-bapak Terkapar Bersimbah Darah

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Lagi, kasus kekerasan yang melibatkan pelajar SMA terjadi di wilayah hukum Bali.

Kali ini tujuh pelajar di Bangli diamankan polisi lantaran telah menganiaya dua pria di sebuah kosan pada Kamis (21/11/2019) di wilayah LC Uma Bukal, Kelurahan Cempaga Bangli.

Diduga mereka terlibat pesta miras sebelum akhirnya terjadi penganiayaan sadis oleh 7 pelajar di Bangli.

Bermula dari salah paham, Putu Mas Wibawa alias Boger (30) dan Wayan Sumarta alias Gondam (40) menjadi korban penganiayaan.

Dua pria asal Kelurahan Kawan itu mengalami luka tusuk pada bagian perut, dan harus menjalani perawatan di RSUP Sanglah.

Informasi yang dihimpun, kasus penganiayaan terjadi pada hari Kamis (21/11/2019) di wilayah LC Uma Bukal, Kelurahan Cempaga Bangli.

Kasus tersebut bermula dari pesta miras yang dilakukan oleh tujuh pemuda di sebuah rumah kos.

Tujuh pemuda yang berstatus pelajar itu di antaranya berinisial DD, AW, YG, LT, BY, SP, GD. Mereka pesta miras di depan kamar milik KP sekitar pukul 19.00 wita. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved