Breaking News:

Mengenai Sertifikat Tanah di  Balangan, Sudikerta Bantah Kesaksian Notaris Agus Satoto

Sidang lanjutan perkara tindak pidana pencucian uang, penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar kembali bergulir di Pengadilan

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
DENGAR KESAKSIKAN -  Mantan Wagub Bali, I Ketut Sudikerta  mendengarkan keterangan saksi Agus Satoto  di Pengadilan Negeri  Denpasar, Kamis (21/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sidang lanjutan perkara tindak pidana pencucian uang, penipuan atau penggelapan dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (21/11).

Terdakwa I Ketut Sudikerta (51) dan Anak Agung Ngurah Agung (68) hadir dalam persidangan.

Sedangkan terdakwa Wayan Wakil (51) tengah dirawat di Rumah Sakit Bali Jimbaran.

Pada persidangan kemarin, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) I ketut Sujaya dkk menghadirkan saksi Notaris Agus Satoto dan ahli TPPU, Isnu Yuwana Darmawan.

Dalam keterangannya, Agus mengatakan pernah diminta membuat berita acara rapat pengempon Pura Celagi Gendong.

Dalam risalah berita acara rapat itu tertera sejumlah kesepakatan.

Namun menurut Agus tanah di Balangan tersebut banyak masalah.

"Tanah itu masalahnya banyak sekali.

Berhubungan masalah dengan Jro Kuta," ujarnya  di hadapan majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi.

Ditanya oleh tim jaksa apakah pernah ada orang yang menanyakan tanah tersebut, Agus mengiyakannya.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved