5 Penyebab 100 Lamaran CPNS di Klungkung Langsung Dicoret, Padahal Baru Daftar

jumlah yang sudah terverifikasi sebanyak 1.550 berkas. Dari jumlah itu, seratus berkas di antaranya terpaksa harus langsung dicoret

5 Penyebab 100 Lamaran CPNS di Klungkung Langsung Dicoret, Padahal Baru Daftar
tribun bali/eka mita suputra
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klungkung I Komang Susana memberikan keterangan soal tahapan penerimaan CPNS 2019 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG- Waktu pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Klungkung, Bali bakal ditutup pada Senin (25/11/2019) besok.

 Ada ribuan orang yang melamar formasi ini dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan. Tapi, meski masih banyak tahapan yang dilalui sampai dengan mengikuti tes CPNS, sedikitnya ada 100 berkas milik pelamar yang sudah harus lebih awal dicoret oleh panitia.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klungkung, hingga Minggu (24/11/2019) sekitar pukul 15.00 Wita, jumlah pelamar CPNS di Klungkung mencapai 2.998 orang. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klungkung I Komang Susana menjelaskan, pihaknya sudah melakukan rekapitulasi terhadap bebeberapa pelamar yang sudah masuk. 

Sementara jumlah yang sudah terverifikasi sebanyak 1.550 berkas. Dari jumlah itu, seratus berkas di antaranya terpaksa harus langsung dicoret karena tidak memenuhi syarat atau tidak lolos verifikasi dasar.

" Ada berbagai hal yang menyebabkan bekas itu dinyatakan tidak memenuhi syarat setelah diverifikasi," ungkap Susana. 

Setidaknya ada empat penyebab utama kenapa pelamar ini harus lebih awal dicoret sebelum melalui tahapan selanjutnya.

1.    Tidak diketik

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klungkung I Komang Susana mencontohkan, dokumen pelamar yang tidak memenuhi syarat karena beberapa kesalahan dari pelamar.

Ia mencontohkan adalah adanya surat lamaran yang membuat surat pernyataan tidak diketik.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved