Rousmini dan Sandhiyasa Ikut Bertarung Seleksi Sekda

Dua pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Buleleng ikut bertarung dalam seleksi lelang jabatan Sekda Buleleng

Rousmini dan Sandhiyasa Ikut Bertarung Seleksi Sekda
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Asisten Administrasi Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng Ni Made Rousmini (tengah) menyerahkan berkas persyaratan lelang jabatan Sekda Buleleng, Minggu (24/11) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dua pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten yakni Asisten Administrasi Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng Ni Made Rousmini, dan Kepala Dinas Sosial Buleleng Gede Sandhiyasa ikut bertarung dalam seleksi lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng.

Kedua pejabat ini terpantau menyerahkan berkas persyaratan ke sekretariat panitia seleski (Pansel) yang bertempat di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, pada Minggu (24/11).

Berkas diterima oleh Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa dan langsung dilakukan pengecekan.

Ditemui seusai menyerahkan berkas persyaratan, Rousmini mengatakan jika dirinya siap untuk mengikuti segala tahapan dalam lelang jabatan Sekda ini. Ia juga mengaku optimis dan siap bersaing dengan pejabat lainnya. Sementara saat disinggung terkait kesiapan makalah untuk wawancara, Rousmini menyebut belum mempersiapkannya, mengingat Pansel belum menentukan tema apa yang akan diberikan. "Saya belum tau temanya apa. Kalau sudah ditentukan baru bisa dipersiapkan. Semoga nanti lancar dan bisa menjawab pertanyaan dari lima orang panelis. Saya optimis," terangnya.

Bila nanti dirinta berhasil menang dalam seleksi Sekda ini, Rousmini mengaku akan melakukan pembinaan terhadap para ASN di lingkup Pemkab Buleleng, agar bisa bekerja lebih professionel dan berintegritas. Sementara untuk kinerja Tim Anggaran Pemerintahan Daerah (TAPD) dibawah koordinator Sekda dinilai Rousmini sejauh ini sudah tergolong baik dalam mengelola anggaran.

Sementara Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa mengatakan, sejauh ini sudah ada tiga pendaftar yang ikut bertarung dalam seleksi lelang jabatan. Sekda Buleleng ini. Ia pun berharap ada oendaftar lain yang mau ikut dalam seleksi jabatan Sekda ini, hingga batas waktu 27 November 2019. "Minimal ada empat orang pendaftar. Lebih banyak lebih bagus. Kami harap lebih dari empat orang sehingga syarat minimal terpenuhi. Tapi kalau sampai tanggap 27 nanti hanya tiga orang saja pendaftarnya, maka waktunya akan kami perpanjang lagi selama lima hari," jelasnya.

Seleksi jabatan Sekda Buleleng ini pun diakui Wisnawa juga terbuka bagi warga yang menduduki Eelon IIb di seluruh Bali. Namun hingga kini sebut Wisnawa belum ada pendaftar yang melamar dari luar Buleleng. "Kami sudah bersurat kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se Bali. Termasuk juga di provinsi. Tapi belum ada respon untuk ikut melamar," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng, Gede Suyasa juga resmi mendaftarkan diri sebagai calon Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng. Pejabat asal Kecamatan Tejakula, Buleleng ini terpantau menyerahkan berkas persyaratan ke sekretariat panitia seleksi (Pansel), yang bertempat di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, pada Kamis (21/11). (rtu)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved