KK Terbaru di Badung Dilengkapi Barcode, Disdukcapil Jemput Bola Lakukan Pemutakhiran
Bahkan Disdukcapil menargetkan Desember 2019 mendatang seluruh KK warga Badung tuntas dimuktahirkan.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus melakukan pemuktahiran data kartu keluarga (KK).
Bahkan Disdukcapil menargetkan Desember 2019 mendatang seluruh KK warga Badung tuntas dimuktahirkan.
Selain untuk tertib administrasi pemutakhiran dilakukan untuk mempersiapkan data pemilih di Pilkada Badung.
Sesuai data dari Disdukcapil Badung, dari total 123.289 KK di Kabupaten Badung sampai pertengahan November ini sudah ada sebanyak 108.173 KK telah dilakukan pemuktahiran.
Sementara sebanyak 15.116 masih dalam proses.
Guna menyelesaikan pemuktahiran data KK ini, pihak Disdukcapil Badung menerapkan sistem jemput bola dengan turun ke masing-masing desa/kelurahan.
Sudah ada puluhan desa dari total 46 desa dan 16 kelurahan yang sudah disabangi oleh tim Disdukcapil Badung.
• Persiraja Banda Aceh Promosi ke Liga 1 Setelah Singkirkan Sriwijaya FC di Stadion Dipta
• PDAM Denpasar Mati Lagi, Suwanto: Sering Sekali Seperti Ini, Kecrat-Kecrit
• Densus 88 Gerebek Terduga Teroris, Terungkap Miliki Dua Istri Siri
Kepala Bidang (Kadid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Badung, Putu Suryawati menyatakan dalam pemuktahiran data KK ini, KK model lama akan langsung diganti dengan KK baru dengan sejumlah perubahan.
Di antaranya harus berisi agregat golongan darah anggota KK, nama orang tua, nomor akte kelahiran, pengisian kolom tahun tamat sekolah, pemuktahiran anggota keluarga baru dan atau yang sudah meninggal.
Selain itu, dalam KK terbaru juga dilengkapi dengan barcode.
“Semua KK warga Badung wajib dilakukan pemuktahiran. Nanti KK yang dimuktahirkan akan berisi agregat lengkap. Mulai dari golongan darah, nama orangtua, nomor akte dan tahun tamat sekolah,” katanya, Senin (25/11/2019)
Selain itu, pihaknya juga mengatakan bagi yang sudah meninggal dan anggota baru dimuktahirkan lagi, sehingga ke depan tidak ada lagi orang yang sudah meninggal muncul di KK.
• Ketua IGI Harapkan Tak Ada Lagi Guru Honorer dan Isi Sambutan Mendikbud Tak Hanya Retorika
• Dibuntuti Pria Misterius, Wanita Jepang Nekat Lompat dari Lantai Dua Apartemen di Pemogan
• Debt Collector Sekap Ibu dan Anak Viral, Tak Diizinkan Keluar Rumah untuk Beli Makanan
“Kami tidak mau yang sudah meninggal masih masuk KK, apa lagi mempunyai hak pilih nantinya,” ungkapnya.
Guna mempercepat proses pemuktahiran data KK ini pihaknya mengaku telah melakukan berbagai upaya.
Selain dengan cara pelayanan biasa juga diterapkan sistem jemput bola, dengan mendatangi desa/kelurahan yang ada di Badung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-disdukcapil-kabupaten-badung-saat-melakukan-pemutahiran-data-kk-di-salah-satu-banjar.jpg)