Pertumbuhan Pengguna Rokok Elektrik di Bali Sangat Pesat, Penyalahgunaan Terbuka Lebar

Pertumbuhan pengguna produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, di Bali sangat pesat.

Pertumbuhan Pengguna Rokok Elektrik di Bali Sangat Pesat, Penyalahgunaan Terbuka Lebar
pixabay.com
Ilustrasi vape. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pertumbuhan pengguna produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, di Bali sangat pesat.

Tercatat, 68 toko elektrik dan 25 produsen likuid, dengan jumlah pengguna sekitar 50 hingga 60 ribu orang.

Hal itu terungkap dalam diskusi publik Gerakan Pencegahan Penyalahgunaan Rokok Elektrik (GEPPREK) di Quest San Hotel, Denpasar, Selasa (26/11/2019).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat GANI, Djoddy Prasetio Widyawan, menjelaskan gerakan sosial ini bertujuan untuk mengedukasi anggota asosiasi rokok elektrik, para pengguna, dan publik mengenai bahaya dari penyalahgunaan produk tembakau alternatif.

Menurut Djoddy, permasalahan dalam penyalahgunaan zat Tetrahidrokanabinol (THC) dan vitamin E asetat yang dicampurkan pada cairan rokok elektrik di Amerika Serikat sangat rentan terjadi di Indonesia.

Diskusi publik Gerakan Pencegahan Penyalahgunaan Rokok Elektrik (GEPPREK) di Quest San Hotel, Denpasar, Selasa (26/11/2019).
Diskusi publik Gerakan Pencegahan Penyalahgunaan Rokok Elektrik (GEPPREK) di Quest San Hotel, Denpasar, Selasa (26/11/2019). (Tribun Bali/Noviana Windri)

Bahkan, pada pertengahan tahun ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan kasus penyalahgunaan narkoba serupa pada rokok elektrik.

"Kegiatan ini diharapkan dapat mencegah semakin luasnya penyalahgunaan narkoba pada rokok elektrik," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo berpandangan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba pada rokok elektrik membuat publik memiliki persepsi yang negatif terhadap produk tersebut.

"Padahal, produk tembakau alternatif seperti rokok elektrik sejatinya diciptakan untuk membantu perokok dewasa yang ingin beralih dari rokok ke produk yang lebih rendah risiko," kata Ariyo.

Penyalahgunaan Vape
Sebelumnya, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman, David Ludwig tertangkap basah menggunakan vape dengan liquid ganja di Bali.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved