Surat Penyesalan Seorang Ibu ‘Bayiku Sayang, Maaf Jika Ibu Terlalu Mendengarkan Omongan Orang Lain’

Karena merasa belum pengalaman, akhirnya ibu baru ini mencari referensi melalui buku-buku bahkan internet, atau mendengarkan orang lain.

Surat Penyesalan Seorang Ibu ‘Bayiku Sayang, Maaf Jika Ibu Terlalu Mendengarkan Omongan Orang Lain’
Shutterstock via KOMPAS.com
Ilustrasi ibu dan anak. 

Surat Penyesalan Seorang Ibu ‘Bayiku Sayang, Maaf Jika Ibu Terlalu Mendengarkan Omongan Orang Lain’

TRIBUN-BALI.COM – Surat penyesalan seorang ibu ‘Bayiku sayang, maaf jika ibu terlalu mendengarkan omongan orang lain’.

Memiliki anak, apalagi pertama kali, tentunya membuat seorang ibu lebih banyak berhati-hati dalam merawatnya.

Karena merasa belum pengalaman, akhirnya ibu baru ini mencari referensi melalui buku-buku bahkan internet, atau mendengarkan orang lain.

Berikut ini adalah surat pengakuan penyesalan seorang ibu yang dibuatnya karena terlalu mendengarkan omongan orang lain.

Juga, dia lebih memilih mengikuti arahan dari buku, hingga ia tidak mendengarkan suara hati atau ‘insting’nya sebagai ibu.

Akhirnya ibu ini pun menyesal karena lebih mendengarkan omongan dari orang lain, yang belum tentu cocok untuk bayinya.

Ini postingan dari surat penyesalannya.

Bayiku tersayang,

Kaulah yang membuatku ibu, dan itu tidak datang tanpa kurva belajar yang sangat curam.

Halaman
1234
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved