Museum Pertama di Indonesia, Kapolda Bali Resmikan Museum Penanggulangan Terorisme dan Sport Center

Tujuan dibangun mesum ini untuk mengingatkan generasi muda di Indonesia khusunya Bali bahwa teroris adalah musuh masyarakat Indonesia.

Museum Pertama di Indonesia, Kapolda Bali Resmikan Museum Penanggulangan Terorisme dan Sport Center
Tribun Bali/ Rino Gale
Museum pertama di Indonesia, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose meresmikan Gedung Sport Center "Prakasa Rucira Garjita" dan juga pembukaan Museum Penanggulangan Terorisme di Sport Center "Prakasa Rucira Garjita", Jalan WR. Supratman, Tohpati, Denpasar, Rabu (27/11/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Museum pertama di Indonesia, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose meresmikan Gedung Sport Center "Prakasa Rucira Garjita" dan juga pembukaan Museum Penanggulangan Terorisme di Sport Center "Prakasa Rucira Garjita", Rabu (27/11/2019).

Museum ini terletak di Jalan WR. Supratman, Tohpati, Denpasar.

Setelah museum diresmikan Kapolda Bali, tamu undangan kemudian diperbolehkan masuk untuk melihat-lihat isi di dalam museum.

Terlihat barang-barang mulai dari peralatan penanggulangan anti teroris, pakaian perlengkapan personel serta replika seperti kendaraan mobil dan sepeda motor yang dipajang dalam museum.

Ada juga foto-foto saat penangkapan pelaku teroris yang terpajang di sekitaran dinding.

Tentunya museum ini akan dibuka untuk umum.

Tujuan dibangun mesum ini untuk mengingatkan generasi muda di Indonesia khusunya Bali bahwa teroris adalah musuh masyarakat Indonesia.

"Yang pasti dengan adanya museum ini dibuat untuk mengenang para penegak hukum yang telah menjalankan tugasnya buat negara. Dan juga menggambarkan secara proses kriminal, bagaimana menghadapi teroris. Karena banyak petugas yang meninggal menjalankan tugas negara melawan terorist," ujar Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose.

Operasi Pekat Agung II 2019, Polres Gianyar Sasar Judi Tajen di Luar Kegiatan Adat

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Bersantai di ”Bukit Teletubbies” Banyuwangi

Sediakan Layanan Penjualan dan Purna Jual, PT Karya Bahari Abadi Resmikan Flagship Showroom di Bali

"Ini adalah tempat mengenang para pendahulu kami termasuk anggota kita yang gugur," imbuhnya.

Di museum ini banyak edukasi yang didapat, yakni menerangkan secara digital forensik, elektronik, kemudian dapat mengetahui barang yang berbahaya dan mengenal sejarah.

"Dengan adanya museum ini, kita ingin menunjukan Indonesia eksis di dunia," ujarnya.

Tidak hanya sebagai tempat museum saja, gedung ini juga menfasilatis tempat olahraga.

Mulai dari tempat latihan menembak, tenis meja, kempo, dan juga ada kantor olahraga menyelam.

"Di sini juga ada fasilitas olahraga. Yang saya suka adalah tempat olahraga tenis meja yang beda dari yang lain karena interiornya menggunakan budaya Bali," ujarnya.

Penulis: Rino Gale
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved