Kernet Iseng Nyalakan Starter, Mobil Langsung Loncat Tabrak Bangunan Toko

Sebuah mobil boks bermuatan kaleng cat bernomor polisi DK 8041 BD menabrak sebuah toko di Jalan A Yani Utara, Denpasar, Bali, Jumat (29/11/2019).

Kernet Iseng Nyalakan Starter, Mobil Langsung Loncat Tabrak Bangunan Toko
TRIBUN BALI
TABRAKAN - Kondisi mobil box bermuatan kaleng cat akibat menabrak pilar depan bangunan toko Bajang Jegeg, Jalan A Yani Utara, Denpasar, Bali, Jumat (29/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah mobil boks bermuatan kaleng cat bernomor polisi DK 8041 BD menabrak sebuah toko di Jalan A Yani Utara, Denpasar, Bali, Jumat (29/11/2019). Akibat kejadian ini, bagian bumper depan mobil ringsek dan belasan kaleng cat berbagai ukuran tercecer, tumpah ke jalan.

Warga sekitar langsung berkerumun mendatangi lokasi kejadian. Informasi yang dihimpun Tribun Bali dari saksi mata di tempat kejadian,  mobil grand max itu melaju kencang tak terkendali dari parkiran Toko Cat Citra Warna di Jalan A Yani Utara, Denpasar.

Sekitar pukul 16.30 Wita, mobil itu menabrak pilar depan toko kebaya Bajang Jegeg milik Gung Indah. Jarak lokasi kecelakaan dengan toko Cat Citra Warna sekitar sepelemparan batu, hanya di seberang jalan raya.

Karyawan Toko Bajang Jegeg, Dayu Ratih mengaku kaget saat mendengar suara keras hingga membuat kaca toko bergetar.

''Kirain gempa loh. Pas saya lihat ke depan, ternyata mobil nabrak toko. Saya sempet kaget teriak-teriak,'' katanya ditemui usai kejadian.

Saat itu, ia masih mendapati supir mobil masih terdiam lama di dalam mobil. ''Kayak syok gitu wajahnya. Lalu dia lari ke toko seberang,'' lanjutnya.

Belakangan diketahui, supir mobil boks yang mengendarai ini merupakan kernet yang penasaran ingin belajar mengoperasikan mobil.

Pria ini bernama Stevanus asal Flores yang berusia relatif muda yakni 19 tahun dan baru bekerja di toko cat Citra Warna sejak dua bulan lalu. Saat itu, kata dia, kondisi mobil sedang mati. Sementara, sopir aslinya sedang mempersiapkan hal lain sehingga meninggalkan Stevanus di dalam mobil sendiri.

Iseng-iseng, Stevanus pun menyalakan mobil dan rupanya mobil tengah dalam keadaan masuk gigi satu. Kontan mobil pun melaju dengan kecepatan tinggi ke arah toko Bajang Jegeg yang berada di seberang jalan sebelum terhenti dan menabrak pilar depan toko.

''Pengen belajar coba-coba aja awalnya. Enggak tahunya pas saya nyalain, mobilnya tiba-tiba loncat,'' kata  Stevanus.

Saat peristiwa itu terjadi, kondisi jalan raya tengah sepi dan tidak ada seorang pun di depan toko. Akibat kejadian ini, toko Bajang Jegeg hanya mengalami kerusakan sedikit pada pilar bangunan dan bagian depan toko. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan kasus ini secara damai. (azm)

Penulis: eurazmy
Editor: Ni Ketut Sudiani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved