Satu Tahun Bantuan Gempa Belum Cair, Kalak BPBD Bangli Sering Ditanyai Warga

Bencana gempa bumi di Lombok, NTB tahun 2018 silam menyebabkan kerusakan bangunan di wilayah Bangli. Walau telah setahun berlalu, bantuan perbaikan

Satu Tahun Bantuan Gempa Belum Cair, Kalak BPBD Bangli Sering Ditanyai Warga
Tribun Bali/Fredey Mercury
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bangli, I Wayan Karmawan 

"Per KK rata-rata mendapat 5 sampai 10 juta. Tergantung kerusakan rumah akibat gempa. Untuk tahun 2019 sudah cair minggu ini, masyarakat penerima bantuan tinggal bikin laporan pertanggungjawaban," jelas Zainul Kammal, Kamis (28/11/2019).

Warga Karangasem yang menerima bantuan dana stimulan tahun 2019 sekitar 155 KK, tersebar di beberapa kecamatan.

Rinciannya: 136 KK korban gempa Lombok, sisanya sekitar 19 KK korban bencana lain. Dana ini juga diberikan untuk perbaikan fasilitas umum, seperti pura.

"Besaran nominal bantuan yang diterima untuk perbaikan rumah tinggal rata-rata 5 sampai 10 juta. Sedangkan untuk fasilitas umum, seperti pura 10 sampai 15 juta. Total bantuan untuk semuanya Rp 1.087.000.000," jelas Kamal.

Untuk warga yang sudah mengusulkaan, namun belum dapat dana stimulan, rencananya diusulkan pada tahap dua, awal 2020.

Pengusulan dilakukan secara bertahap, yakni 40 sampai 50 KK setiap tahunnya. "Sampai hari ini (sekarang) ada sekitar 90 KK masih menunggu dana stimulan," ungkap Kamal.

Sebelumnya, Kalak BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengatakan, kerugian materiil akibat gempa Lombok mencapai Rp 62 milliar.

Ari Juniarta Murka Lalu Injak Bocah 2,5 Tahun di Denpasar Hingga Patah Tulang, Begini Pengakuannya

Bangli, Negara dan Tabanan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini, Suhu Denpasar Tembus 34 Derajat Celcius

Meliputi kerusakan perumahan, bangunan pemerintah, dan tempat beribadah seperti pura perkelompok dan masjid di Karangasem.

Rumah yang rusak sebanyak 2.053 unit tersebar di delapan kecamatan. Yakni 1.597 unit rusak ringan, 436 rusak sedang, serta 20 unit rusak berat.

Kerusakan paling banyak di Kecamatan Karangasem, Abang, Kubu, Selat, dan Manggis. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved