Anton Doni Sebut Buku Cosmas Batubara sebagai Media Pertanggungjawaban Sejarah Terbaik

Demikian pula apresiasi atas watak dan kepemimpinan Cosmas Batubara yang patut dijadikan contoh bagi generasi muda zaman sekarang.

Anton Doni Sebut Buku Cosmas Batubara sebagai Media Pertanggungjawaban Sejarah Terbaik
FOTO KIRIMAN ANTON DONI
Acara peluncuran buku Cosmas Batubara, Flamboyan Dunia Kaderisasi PMKRI di Margasiswa PMKRI, Menteng, Jakarta Pusat, 29 November 2019. 

Anton Doni Sebut Buku Cosmas Batubara sebagai Media Pertanggungjawaban Sejarah Terbaik

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pelopor Gerakan Mahasiswa Angkatan 1966, Cosmas Batubara meninggal pada 8 Agustus 2019 dengan kenangan-kenangan terbaik yang dicatat kader-kader muda Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI).

Catatan-catatan kenangan tersebut terangkum dalam buku "Cosmas Batubara, Flamboyan Dunia Kaderisasi PMKRI", yang diluncurkan di Margasiswa PMKRI, Menteng, Jakarta Pusat, 29 November 2019.

 Acara peluncuran buku dihadiri oleh Harry Tjan Silalahi, istri Almarhum Cosmas Batubara, Ibu RA Cypriana Pudyati Hadiwidjana dan beberapa senior mantan Ketua Pengurus Pusat (PP) PMKRI, antara lain Paulus Januar, Gaudens Wodar, dan Anton Doni Dihen.

Politisi muda almuni PMKRI yang kini Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena ikut menghadiri acara peluncuran buku ini.

Perasaan Anak Gadis Saat Diisukan Tak Perawan Lagi, Sang Ibu Akan Mengadu ke Jokowi

Di Balik Tangis & Selebrasi Pilu Spaso di Laga Bali United vs Persib: Tuhan Lebih Sayang Lelhy

Arti Mimpi Bertemu Mantan Pacar, Ada 5 Pertanda Ini Yang Mungkin Terjadi Pada Anda

 Ketua Kelompok Studi Aquinas, Anton Doni, yang sekaligus menjadi penyunting buku menyampaikan dalam sambutannya bahwa buku ini ditulis dengan antusias oleh 25 alumni PMKRI dari 28 artikel di dalamnya.

Mereka memberikan catatan dan apresiasi atas kepedulian Cosmas Batubara pada kaderisasi PMKRI.

Demikian pula apresiasi atas watak dan kepemimpinan Cosmas Batubara yang patut dijadikan contoh bagi generasi muda zaman sekarang.

 "Perhatian dan kasih yang sangat konkret, kelembutan dan kehangatan, konsistensi dan kesetiaan, keseimbangan antara prinsip dan kelugasan, merupakan nilai-nilai warisan Pak Cosmas yang banyak diapresiasi dalam buku ini," kata Anton.

 Anton mengatakan, buku ini melengkapi pertanggungjawaban sejarah seorang Cosmas Batubara yang cukup lama menempati pos menteri pada kepemimpinan Presiden Soeharto.

Halaman
12
Penulis: DionDBPutra
Editor: DionDBPutra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved