Mengenang Musisi Legendaris Dire Straits di Warung Tresni Denpasar

Kemunculan Dire Straits, grup musik rock legendaris asal Inggris di era 70-an rupanya punya pengaruh besar bagi sejarah skena musik rock di Bali.

Mengenang Musisi Legendaris Dire Straits di Warung Tresni Denpasar
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Gus Til M & Trafficblues bersama Manto, personel Harley Angels memainkan nomor lagu popular dari grup rock legendaris, Dire Straits di Warung Tresni, Denpasar, Sabtu (30/11/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kemunculan Dire Straits, grup musik rock legendaris asal Inggris di era 70-an rupanya punya pengaruh besar bagi sejarah skena musik rock di Bali.

Grup yang dikomandoi Mark Knopfler yang juga seorang wartawan ini sedikit banyak juga menjadi influence bagi musisi rock di Bali dalam berkarya, seperti salah satunya Gus Til M.

Bersama grupnya, Gus Til M & Trafficblues menggelar konser tribute bertajuk Dire Straits Experience di Warung Tresni, Sabtu (30/11/2019).

Gus Til M & Trafficblues sendiri merupakan kumpulan musisi rock Bali yang sudah cukup lama malang melintang di panggung rock maupun kafe-kafe di Bali sejak 10 tahun silam.

Hingga kemudian, mereka membentuk proyek dengan memainkan lagu-lagu rock, khususnya Dire Straits yang memiliki corak rock/blues dan art ballad.

Kepada Tribun Bali, Gus Til M mengatakan dirinya sengaja membuat konser tribute ini untuk bernostalgia bersama kawan-kawan sebayanya yang memiliki selera musik yang sama.

Dalam acara ini menjadi ajang bernostalgia bersama kawan-kawan lama dan juga sekaligus menjadi ajang bakti sosial.

Kali ini, Gus Till M menggandeng anak-anak difabilitas dari Sanggar Seni Budaya Dharma Shanti untuk memperkenalkan hasil kreasi makanan lumpia buatan mereka.

Dalam proses pengolahan lumpia ini, mereka yang rata-rata merupakan anak-anak tuna rungu ini dipandu oleh Chef Gogom dari Warung Tresni.

''Hasil dari penjualan nanti akan sepenuhnya didonasikan kepada Sanggar Dharma Shanti untuk operasioanl pendidikan mereka sehari-hari,'' kata pria bernama asli Ida Bagus Ketut Sutedja ini.

Dalam penampilannya, Gus Til M & Trafficblues menampilkan total 12 nomor populer dari Dire Straits seperti Brother in Arms, Sultan of Swing, Money for Nothing dan lain-lain.

Kali ini, Gus Til M menggandeng musisi Bali lain seperti Bayu (Lead Vocals), Benny Tolle (Keyboard), Baron (Bass) dan Hari Uno (Drum).

Selain itu, Gus Til M juga menggandeng musisi rock legendaris Bali, Cak Manto dari Harley Angels untuk memainkan nomor Money for Nothinh dan Expresso Love.

Ia berharap, melalui acara ini masyarakat bisa kembali menggali akar sejarah musil rock, seperti halnya dari grup musik Dire Straits yang memang jarang didengar.

''Saya kira Dire Straits ini cukup fenomenal dan underrated. Mereka kerap mengusung misi sosial dan perdamaian yang juga patut kita teladani,'' katanya. (*) 

Penulis: eurazmy
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved