Pande Ketut Diah Kencana, 35 Tahun Meneliti Bambu, Buat Sabun hingga Teh Daun Bambu

"Sejak tahun 1984, saya telah meneliti rebung dan saya bisa tamat sampai S3 karena meneliti rebung," katanya, Sabtu (30/11/2019).

Pande Ketut Diah Kencana, 35 Tahun Meneliti Bambu, Buat Sabun hingga Teh Daun Bambu
Tribun Bali/Putu Supartika
Pande Ketut Diah Kencana (baju abu) memperlihatkan hasil olahan dari bambu, Sabtu (30/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Umur perempuan ini sudah tak muda lagi.

Namun perempuan yang bernama Pande Ketut Diah Kencana (61) ini masih energik meneliti bambu.

Bahkan dirinya adalah satu-satunya orang yang meneliti tentang bambu pangan di Indonesia.

Akademisi di Fakultas Teknik Pertanian Unud ini telah mulai meneliti tentang bambu pangan tahun 1984.

Bahkan ia tamat S1, S2, hingga S3 berkat meneliti rebung bambu.

"Sejak tahun 1984, saya telah meneliti rebung dan saya bisa tamat sampai S3 karena meneliti rebung," katanya, Sabtu (30/11/2019).

Sebelum Melangsungkan Pernikahan, Lakukan dan Persiapkan 10 Hal Penting Ini

Dibebaskan dari Kepolisian Malaysia, Andreas: Aliansi Suporter Indonesia juga Sering Jengukin

Tragedi Kekerasan Anak di Denpasar, dari Angeline sampai Balita Patah Kaki

Dirinya juga berjuang selama 6 tahun agar ada riset tentang rebung ini di Universitas Udayana.

"20 mahasiswa binaan saya juga tamat karena meneliti rebung," imbuhnya.

Ia mengatakan di dunia ini terdapat 1600 jenis bambu.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved