Breaking News:

Ibu Pemecah Batu Itu Tewas Tertimpa Batu Besar, 'Tepat Kena Kepala Lalu Tak Bergerak Lagi'

Kejadian itu bermula saat korban bersama tiga temannya yang lain sedang mencari batu di Dusun III Desa Rampa, Sitahuis, Tapteng.

Editor: Rizki Laelani
(DOK. HUMAS POLRES TAPANULI TENGAH)
Jenajah Fenny Ria Situmorang (45), warga Desa Rampa, Sitahuis, Tapanuli Tengah disemayamkan di kediamannya. Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai pemecah batu ini, tewas setelah tertimpa batu besar di lokasinya bekerja di sekitar kediamannya, Sabtu (30/11/2019). 

Ibu Pemecah Batu Itu Tewas Tertimpa Batu Besar, 'Tepat Kena Kepala Lalu Tak Bergerak Lagi'

TRIBUN-BALI.COM - Fenny Ria Situmorang (45), wanita yang sehari-hari mencari nafkah sebagai pemecah batu di Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) tewas di tempat, setelah batu besar menimpanya.

Kejadian itu disaksikan tiga temannya yang lain, yang sempat berlari dan berhasil menyelamatkan diri.

Kejadian itu bermula saat korban bersama tiga temannya yang lain sedang mencari batu di Dusun III Desa Rampa, Sitahuis, Tapteng.

Korban sehari-hari mengumpulkan batu yang dipecahkan menggunakan martil dan kemudian dijual.

Namun nahas, Sabtu (30/11/2019) sore, saat korban sedang menggali dan memecahkan batu di atas bukit setinggi 20 meter, tiba-tiba sebuah batu berukuran besar jatuh dari atas.

Korban dan temannya yang lain berusaha menyelamatkan diri, namun batu mengenai bagian kepala korban.

"Batu jatuh dan langsung mengenai kepala korban, lalu tidak bergerak. Nyawa korban tidak dapat tertolong, korban meninggal di tempat," ungkap Kasubbag Humas Polres Tapteng Iptu Rensa Sipahutar, Minggu (1/12/2019).

Polisi yang mendapat informasi tersebut langsung datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.

Menurut keterangan beberapa saksi yang saat itu bersama korban, kejadian itu memang datang begitu saja dan tanpa diperkirakan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved