Majukan Warisan Ilmu Pengetahuan Bali, Kepala LLDIKTI Minta Prodi Pengeleakan Segera Diwujudkan

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Bali Nusra mengaku telah menemui Rektor UNHI agar UNHI segera memiliki Prodi Ilmu Pengeleakan

Majukan Warisan Ilmu Pengetahuan Bali, Kepala LLDIKTI Minta Prodi Pengeleakan Segera Diwujudkan
TRIBUN BALI/ WEMA SATYADINATA
Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Bali Nusra, Prof. Nengah Dasi Astawa 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rencana pembentukan Program Studi ilmu pengeleakan di UNHI Denpasar mendapat dukungan penuh dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Bali Nusra dan Direktorat Jenderal Pembinaan Masyarakat (Ditjen Bimas) Hindu Kementerian Agama RI.

Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Bali Nusra, Prof. Nengah Dasi Astawa mengaku telah menemui Rektor UNHI agar dalam tempo yang sesingkat-singkatnya UNHI memiliki Prodi Ilmu Pengeleakan.

Bahkan ia meminta pada Rektor agar mengirimkan nomor suratnya saja, maka rekomendasinya langsung bisa dikeluarkan.

“UNHI gudangnya orang sakti-sakti, balian sakti ada, profesor banyak. Cuma kita perlu mempersatukan energi untuk mewujudkan Prodi ini,” kata Prof. Dasi saat menghadiri seminar  ‘Pengeliakan dalam Kajian Filsafat, Agama dan Ilmu pada Masyarakat Bali’ di Aula Rektorat UNHI Denpasar, Selasa (3/12/2019).

Pembentukan Prodi Ilmu Pengeleakan Dapat ‘Lampu Hijau’, UNHI Target Mahasiswa Luar Bali dan Asing

Dalami Yoga Tantra Khas Bali, UNHI Denpasar Rancang Prodi Ilmu Pengeleakan

Ia menganggap Prodi ini sebagai bentuk bagaimana UNHI berkontribusi dalam memajukan keunikan dari warisan ilmu pengetahuan Bali karena Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia tidak perlu latah ikut PT luar negeri, misalnya dibidang ilmu nuklir.

“Kapan kita bisa mengikutinya (ilmu nuklir), mending keunikan yang lain kita tonjolkan sehingga kita juga menang,” sarannya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga memberi arahan bahwa Prodi apa saja yang diajukan, yang penting adalah meningkatkan daya saing bangsa pasti disetujui.

“Saya berkeyakinan dan percaya betul kalau Prodi Pengeleakan ini diangkat di UNHI dan benar-benar ditekuni secara serius,maka akan menjadi berdaya saing,” ujarnya.

Diharapkan kedepan Prodi pengeleakan ini dapat menjadi mesin uang dan menjadi Prodi unggulan UNHI karena orang-orang dari seluruh dunia pasti tertarik belajar ilmu ini.

Pihaknya mengusulkan proses pembelajaran pada Prodi ini mengarah pada teaching factory, bukan semata -mata mempelajari ilmu pengeleakan di kampus saja, tetapi bagaimana  benar-benar dirasakan dan diaplikasika.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved