72% Perempuan Indonesia Merasa Tak Dihargai Pasangan Penjajahan Wanita Era Kartini Harus Dihilangkan

Survei dilakukan terhadap 100 wanita dari berbagai latar belakang Suku, Agama, Ras, dan AntarGolongan (SARA) yang berdomisili di DKI Jakarta.

72% Perempuan Indonesia Merasa Tak Dihargai Pasangan Penjajahan Wanita Era Kartini Harus Dihilangkan
Fullonshaadi.com via Tribun Style
Ilustrasi pasangan 

72% Perempuan Indonesia Merasa Tak Dihargai Pasangan, Penjajahan Wanita Era Kartini Harus Dihilangkan

TRIBUN-BALI.COM - 72 persen perempuan Indonesia merasa tak dihargai pasangan, penjajahan wanita era Kartini harus dihilangkan.

Gerakan Bukti Cinta mengungkap data sebanyak 72 persen perempuan Indonesia merasa tidak dihargai pasangan.

Survei dilakukan terhadap 100 wanita dari berbagai latar belakang Suku, Agama, Ras, dan AntarGolongan (SARA) yang berdomisili di DKI Jakarta.

Survei dilakukan selama bulan November 2019.

"Dalam survei, 72% wanita merasa diperlakukan seperti pelacur, karena hanya diperlukan sebutuhnya bukan seutuhnya, tidak pernah dirayu atau dimanja," kata Ketua Umum Gerbukcin, Aris Wahyudi, di Epicentrum Walk, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).

14,5 Tahun Jadi PNS,Pria Ini Pilih Mengundurkan Diri, Ungkap Alasan Takut Hati & Pikiran Tak Sejalan

Ketahui Fitur-Fitur di Whatsapp (WA) yang Bisa Bongkar Perselingkuhan, Cek Lokasi & Chat Terhapus

Dapat Dukungan Penuh Warga NTT, Tim Sepakbola NTT Incar Tiket PON XX Papua 2020

Melihat fenomena itu, dia merasa prihatin dan mencoba ingin menjadikan wanita di Indonesia tidak hanya sekedar diberikan ruang akses sosial semata melainkan lebih bagaimana disikapi layaknya wanita yang disayangi dan dilindungi.

Dia mencontohkan budaya gantleman di Inggris.

Dia menjelaskan, pria Inggris memang budayanya menjadikan pria gentleman karena cara memperlakukan seorang wanita.

"Budaya seperti membukakan pintu bagi wanita, memberikan jaket saat wanita kedinginan bahkan berlutut saat meminta dinikahi wanita. Budaya itu yang kita mau contoh," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved