PHDI Siap Polisikan Lowongan Kerja Diskriminatif di Bali, Begini Sebabnya

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) mengancam mempidanakan pihak-pihak yang membuat lowongan kerja (loker) diskriminatif di Bali.

PHDI Siap Polisikan Lowongan Kerja Diskriminatif di Bali, Begini Sebabnya
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Minta Maaf - Perwakilan Burger Shot menyampaikan ucapan permintaan maaf di Kantor PHDI Bali, Kamis (5/12/2019). Wakil Ketua Bidang Hukum dan Organisasi PHDI Provinsi Bali, Wayan Sukayasa   

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) mengancam mempidanakan pihak-pihak yang membuat lowongan kerja diskriminatif di Bali.

Langkah ini dilakukan karena kasus yang sama terus terjadi berulang kali.

Untuk diketahui, perusahaan atas nama Burger Shot yang bekerjasama dengan Grab Kitchen, telah mengunggah postingan mencari karyawan dari agama tertentu.

Hal tersebut kemudian memancing respons dari warga.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Organisasi PHDI Provinsi Bali, Wayan Sukayasa mengatakan, kasus seperti ini harus diselesaikan secara hukum untuk memberi efek jera.

Ia mengaku akan mengkoordinasikan kasus ini sebelum mengambil langkah tersebut.

“Kami lihat situasi. Setelah ini kami akan diskusi dengan pak ketua dulu.

Kami akan segera diskusi dengan Polda Bali, bagaimana proses hukumnya,” kata Sukayasa usai pertemuan di Kantor PHDI Bali dengan Burger Shot dan Grab Kitchen, Kamis (5/12).

Ia menilai, lowongan kerja yang mengatasnamakan agama tertentu ini bisa disebut dengan ujaran kebencian atau diskriminasi.

Dengan ini, kata dia, indikator pidananya sudah masuk.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved