Hari Anti Korupsi, Kejari Negara Jembrana Kedepankan Pencegahan Korupsi dengan Membentuk TP4D

Kejari Negara lebih mengedepankan pencegahan tindak pidana korupsi dengan membentuk TP4D

Hari Anti Korupsi, Kejari Negara Jembrana Kedepankan Pencegahan Korupsi dengan Membentuk TP4D
KOMPAS.com
ilustrasi korupsi - Hari Anti Korupsi, Kejari Negara Jembrana Kedepankan Pencegahan Korupsi dengan Membentuk TP4D 

Hari Anti Korupsi, Kejari Negara Jembrana Kedepankan Pencegahan Korupsi dengan Membentuk TP4D

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kasus korupsi dana santunan kematian menjadi satu kasus yang berhasil diungkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara selama 2019 ini.

Kejari Negara mengaku hal ini bukan ketumpulan dalam pengungkapan kasus.

Namun, Kejari Negara lebih mengedepankan pencegahan tindak pidana korupsi.

Kepala Kejari Jembrana Nu Elina Sari mengatakan, penanganan kasus korupsi lebih dikedepankan pencegahan daripada penindakan.

Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo saat rapat koordinasi Forkopimda se-Indonesia.

Karena itu, pihaknya seringkali melakukan pencegahan dengan melakukan pendampingan setiap program pemerintah.

"Kami lebih mengedepankan pencegahan. Itu dilakukan dengan pendampingan program. Hingga membentuk Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D)," ucapnya, Jumat (6/12/2019).

Hari Anti Korupsi, Kakanwil DJP Bali: Jadikan Hakordia sebagai Momentum Pencegahan Perilaku Koruptif

141 Siswa SMP Jadi Kader Anti-Korupsi, Peringati Hari Anti-Korupsi, Kejari Negara Gandeng Disdik

 

Erlina menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan pembiaran kasus korupsi.

Ketika ada bukti yang cukup, maka akan langsung dilakukan penindakan.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved