Progres Terkini Shortcut Singaraja-Mengwitani, Rest Area Bakal Dibangun di Ttitik 4

Pada 2020 nanti rencananya pemerintah akan melengkapi infrastruktur baru dengan membangun rest area.

Progres Terkini Shortcut Singaraja-Mengwitani, Rest Area Bakal Dibangun di Ttitik 4
Dok PPK
SHORTCUT - Pembangunan jalan baru batas kota Singaraja-Mengwitani titik 5-6 di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Rabu (4/12/2019). Saat ini progres pembangunanya sudah mencapai 97,26 persen. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Setelah pembangunan jalan baru batas kota Singaraja-Mengwitani, atau yang biasa disebut shortcut titik 5-6 rampung dikerjakan, pada 2020 nanti rencananya pemerintah akan melengkapi infrastruktur baru dengan membangun rest area.

Tempat istirahat untuk para pengendara ini rencananya akan dibangun di wilayah shortcut titik 4 Bedugul.

Pejabat Pembuat Komitmen Ruas Jalan Singaraja-Mengwitani, Ketut Payun Astapa belum lama ini mengatakan, rest area ini sejatinya tidak masuk dalam kontrak pembangunan.

Fasilitas ini merupakan permintaan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basuki Hadimuljono, saat melakukan peninjauan pembangunan, pada Minggu (1/9/2019) lalu.

Atas instruksi tersebut, kata Payun, pihaknya akan membangun rest area di titik 4 mulai 2020 mendatang.

Disinggung terkait desain, Payun mengaku masih dalam tahap perancangan, dengan skema desain dan will, serta masih menunggu keputusan dari Balao Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Kementerian PUPR.

"Desainnya masih dikoordinasikan dengan pimpinan balai dan kementerian. Namun kami targetkan rest area ini dibangun pada 2020 mendatang, setelah pembangunan titik 5-6 selesai," katanya.

Menteri Basuki Hadimuljono Sebut Proyek Shortcut Singaraja-Denpasar Hemat Rp 213 M, Ini Sebabnya

Progres 97,26%, Shortcut Titik 5-6 Tinggal Pengaspalan Lapisan Akhir, Dipastikan Tuntas 31 Desember

Pembangunan rest area dititik 4 pun dipilih, karena wilayah tersebut memang menyajikan pemandangan alam yang indah, salah satunya adalah Danau Beratan.

Sehingga rest area ini diharapkan juga dapat menjadi penunjang kepentingan pariwisata.

Sebelumnya diberitakan, Progres pembangunan jalan baru batas kota Singaraja-Mengwitani titik 5-6 di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng pada Rabu (4/12/2019) sudah mencapai 97.26 persen.

Kepala Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas jalan Tabanan-Mengwitani-Singaraja, Ketut Payun Astapa pun mengaku optimis proyek ini bisa diselesaikan sesuai kontrak, yakni hingga 31 Desember mendatang.

Payun menyebutkan, saat ini pihaknya sedang merampungkan lampu marka jalan yang ada di pintu utara dan selatan jembatan, serta pengaspalan lapisan akhir tahap ketiga. Seperti diketahui, khusus pengapalan dilakukan sebanyak tiga tahapan.

Pada lapis pertama setinggi 8 centimeter, lapis kedua 6 centimeter, dan lapis ketiga atau permukaan jalan setinggi 4 centimeter.

Memasuki pengaspalan tahap ke tiga ini lah, Payun mengaku cukup memakan waktu, mengingat wilayah proyek belakangan ini kerap diguyur hujan. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved