Wabup Badung Hadiri Upacara Melaspas Panca Rupa di Pecatu
Dana yang dihabiskan Rp 1 miliar yang merupakan bantuan hibah Pemkab Badung tahun 2018.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Kander Turnip
Wabup Badung Hadiri Upacara Melaspas Panca Rupa di Pecatu
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Serangkaian pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Nubung Pedagingan Waraspati Kalpa Pura Melanting Pelaka, Desa Adat Pecatu Kuta Selatan, Badung, Bali, juga dilaksanakan Upacara Melaspas Panca Rupa Panca Kelud, Mendem Pedagingan, Pawintenan, Ngadegang Ida Batara dan Melaspas Pangenteg, Senin (9/12/2019).
Meski karya Ngenteg Linggih Nubung Pedagingan Waraspati itu puncaknya jatuh pada Buda Kliwon Sinta 11 Desember 2019.
Dalam acara tersebut dipuput langsung oleh tiga sulinggih yakni Ida Pandita Dukuh Acharya Dhaksa Penatih Denpasar, Ida Pandita Dukuh Celagi Daksa Dharma Kirti Denpasar dan Ida Rsi Bujangga Wisnawa Gandha Kusuma Geria Giri Gandha Madana Denpasar.
Ketua Pengempon Pura Melanting Pelaka I Made Suarta mengatakan, pelaksanaan karya ini serangkaian telah selesainya pembangunan Pelinggih di Pura Melanting Pataka.
Adapun pelinggih yang diperbaiki diantaranya Padmasana, Padma Capah Pinaka Linggih Ratu Niang Sakti, Gedong Ratu Ayu Melanting, Gedong Batara Rambut Sedana, Gedong Ratu Bagus, Gede Gunung Agung, Bale Piasan, Bale Gong, Candi Gelung dan Pengapit, Candi Peletasan, Candi Bentar dan Wantilan di Jaba sisi.
“Dana yang dihabiskan Rp 1 miliar yang merupakan bantuan hibah Pemkab Badung tahun 2018,” uangkapnya.
I Made Suarta mengatakan, upacara ini mulai sejak Anggara Kliwon Wuku Dukut, Selasa (26/11/2019) dengan Matur Piuning, Nuasen Karya dan Bumi Suda, Karya Maguru Piduka dan Nanceb Tetaring.
Puncaknya pada Purnama Sasih ke Enem yang akan datang yaitu Buda Kliwon Sinta, Rabu (11/12/2019) dan nyejer selama tiga hari dan Minggu (15/12/2019) dilaksanakan Nyegara Gunung dan Rabu (22/1/2020) dilaksanakan karya Nugtug Bulan Pitung Dina.
Wakil Bupati Badung yang hadir dalam karya tersebut mengapresiasi kepada warga pengempon Pura Melanting Pelaka Desa Pecatu karena sudah menggelar Upacara Yadnya Ngenteg Linggih serangkaian sudah rampungnya perbaikan Pelinggih di pura tersebut.
Wabup Suiasa juga mengajak krama pengempon pura agar senantiasa tulus ikhlas menghaturkan Yadnya dan bakti agar apa yang diharapkan dari upacara ngenteg linggih bisa tercapai, yaitu ngentegan genah linggih Ida Batara di Parahyangan dan krama pengempon mendapatkan pencerahan pola pikir dan tingkah laku sehingga tercipta kedamaian di kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan itu juga Suiasa menghaturkan Punia Rp 400 juta sebagai wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten Badung.
Selain dihadiri Wabup Suiasa, tampak hadir mendampingi yaitu Camat Kuta Selatan I Made Widiana, Kepala Desa Pecatu I Made Kariana Yadnya, perwakilan Bendesa Adat Pecatu, Ketua LPD Pecatu dan tokoh masyarakat setempat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wabup-badung-ketut-suiasa-hadiri-acara-melaspas-di-pecatu.jpg)