Rawan Merusak Taman, Warga Dilarang Bermain Sepak Bola di Lapangan Puputan Klungkung

Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung mengeluarkan surat edaran, yang isinya melarang warga bermain sepak bola di Lapangan Puputan Klungkung

Rawan Merusak Taman, Warga Dilarang Bermain Sepak Bola di Lapangan Puputan Klungkung
Tribun Bali/ Eka Mita Suputra
Warga sedang bermain sepak bola di Lapangan Puputan Klungkung, Selasa (10/12/2019) yang rawan merusak rumput dan taman. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Klungkung mengeluarkan surat edaran, yang isinya melarang warga bermain sepak bola di Lapangan Puputan Klungkung.

Hal ini dikarenakan, aktivitas sepak bola dapat merusak taman di sekitar lapangan.

"Saat ini Lapangan Puputan, menjadi taman bagi masyarakat kota. Jadi jika digunakan sepak bola, dikhawatirkan taman dan rumput mudah rusak. Apalagi biaya perawatannya juga cukup besar," ujar Kadis Kebudayaan dan Olahraga Klungkung, I Nengah Sudiartha, Selasa (10/12/2019).

UPDATE Perolehan Medali SEA Games 2019, Vietnam Gusur Thailand, Indonesia Posisi Keempat

Latihan Selama Setahun, Atlet Judo Asal Bali Gede Ganding Persembahkan Medali Emas di SEA Games 2019

Alasan Coach Indra Sjafri Saat Timnas U-23 Indonesia Dibantai Vietnam di Final Sea Games 2019

Menurutnya, aktivitas sepak bola selain merusak taman juga membuat rumput tidak dapat tumbuh maksimal.

Selain itu, ada fasilitas lainnya di Lapangan Puputan Klungkung yang dapat rusak karena permainan sepak bola.

"Apalagi sampai bawa gawang segala, itu kami larang. Agar lapangan ini terpelihara dengan baik, karena taman menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat," ungkap Sudiartha.

Kegiatan olahraga yang berpotensi merusak taman, seperti sepak bola diarahkan untuk dilakukan di Lapangan Swecapura, Gelgel.

Atlet Kurash Asal Klungkung Bali Persembahkan Medali Perak bagi Indonesia di Ajang Sea Games

Atlet Asal Bali Maria Londa Sumbang Medali Emas ke-66 bagi Indonesia

Saat ini, surat edaran tersebut masih tahap sosialisasi.

Nantinya ada petugas Satpol PP yang bersiaga di Lapangan Klungkung, untuk menegur jika ada aktivitas yang rawan menyebabkan taman rusak. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved