Swiss-Belhotel Rainforest Gelar Piodalan Bertepatan dengan Purnama Sasih Keenem

Piodalan di Swiss-Belhotel Rainforest bisa bertepatan dengan Hari Purnama Keenam karena dari peletakan batu pertama.

Swiss-Belhotel Rainforest Gelar Piodalan Bertepatan dengan Purnama Sasih Keenem
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Piodalan di Swiss-Belhotel Rainforest Jalan Sunset Road No 101, Badung, Bali, bertepatan dengan Hari Purnama Sasih Keenem, Rabu (11/12/2019). 

Swiss-Belhotel Rainforest Gelar Piodalan Bertepatan dengan Purnama Sasih Keenem

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Berkenaan dengan Hari Raya Purnama Sasih Keenem yang jatuh pada Rabu (11/12/2019) ini nampaknya menjadi begitu spesial bagi Swiss-Belhotel Rainforest.

Pasalnya, Purnama Sasih Keenem menjadi hari dalam melaksanakan piodalan di Swiss-Belhotel Rainforest, terlebih piodalan kali ini juga bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi.

Pelaksanaan piodalan yang berlangsung di Padmasana Swiss-belhotel Rainforest itu dimulai sekitar pukul 15.00 Wita yang dipimpin langsung oleh seorang pemangku.

"Untuk piodalan di Swiss-Belhotel Rainforest sendiri itu jatuh setiap satu tahun sekali yaitu setiap Purnama Keenem. Nah kebetulan hari ini pas ketemu dengan Pagerwesi," kata Human Resource (HR) Manager Swiss-Belhotel Rainforest Putu Ariawati saat ditemui Tribun Bali di lokasi di Jalan Sunset Road No 101, Badung, Bali.

Ariawati menjelaskan, piodalan di Swiss-Belhotel Rainforest bisa bertepatan dengan Hari Purnama Keenam karena dari peletakan batu pertama hingga pembangunan selesai, kemudian ditanyakan kepada seorang pemangku maka ditentukanlah hari baiknya pada Purnama Keenem.

"Sebenarnya sih semua Purnama bagus ya, tapi pada saat peletakan batu pertama sama selesai pemelaspasan yaitu pada Purnama Keenem," tuturnya.

Dia mengatakan, rangkaian piodalan di Swiss-Belhotel Rainforest kali ini sebenarnya sudah berlangsung dari 6 Desember lalu dengan kegiatan tirta yatra.

Kegiatan tirta yatra ini dilakukan guna nunas tirta (air suci) di Pura Melanting dan Pura Pulaki yang berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Seusai pelaksanaan tirta yatra, pihaknya kemudian melakukan pemasangan penjor dan wastra yang baru di Padmasana yang dilakukan sehari sebelum piodalan.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved