Fatah: Saya Adalah Pendukung Setia Program JKN-KIS

BPJS Kesehatan Denpasar memberikan informasi langsung seputar program JKN-KIS dengan turut menjadi bagian dari Pameran “BALI ITT EXPO 2019”

Fatah: Saya Adalah Pendukung Setia Program JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Salah satu pengunjung mall Moh Fatah Sukresno yang saat itu tengah jalan-jalan pun sangat antusias menyambagi stand informasi BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan nuansa hijau birunya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemberian informasi langsung terkait program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah menjadi kewajiban rutin bagi BPJS Kesehatan selaku penyelenggara program tersebut.

Oleh karena itu BPJS Kesehatan Denpasar tidak ingin melewatkan kesempatan untuk memberikan informasi langsung seputar program JKN-KIS dengan turut menjadi bagian dari Pameran “BALI ITT EXPO 2019” yang dilaksanakan di Level 21 Mall Denpasar.

“Stand pameran kami akan berpartisipasi selama empat hari pada kegiatan ini dan akan memberikan pelayanan melalui pemberian informasi terkini seputar JKN KIS,” cetus Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Rendy Gilbery Rantung.

Rendy menambahkan selain pemberian informasi melalui pemutaran filler dan pemberian leaflet informasi, BPJS Kesehatan Cabang Denpasar juga tidak lupa untuk selalu mempromosikan aplikasi Mobile JKN.

Salah satu pengunjung mall Moh Fatah Sukresno yang saat itu tengah jalan-jalan pun sangat antusias menyambagi stand informasi BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dengan nuansa hijau birunya.

“Kebetulan sekali saat sedang santai ke mall melihat stand BPJS Kesehatan yang kerap saya temui juga saat car free day di lapangan,” ungkap Fatah

Didalam kesempatan itu Fatah yang merupakan peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) bertanya terkait aplikasi mobile JKN sang Ibu yang tidak bisa login karena lupa password.

“Terima kasih atas bantuannya hingga aplikasi mobile JKN ibu saya bisa login kembali dan segala kebutuhan akan informasi serta pelayanan bisa kami akses kembali cukup melalui aplikasi Mobile JKN tanpa perlu repot ke kantor cabang BPJS Kesehatan,” cetus Fatah

Fatah mengatakan jika dirinya adalah pendukung JKN-KIS sejati dan ia tidak keberatan dengan akan adanya penyesuaian iuran diawal tahun 2020.

“Wajar saja jika disesuaikan karena biaya pelayanan kesehatan itu tidak murah dan orang yang tidak mampu pun kini bisa mendapatkan pelayanan kesehatan asalkan sesuai prosedur,” ucap Fatah.

Fatah berharap program JKN-KIS ini akan terus berkesinambungan untuk membantu peserta yang sakit dan semakin banyak lagi peserta sehat yang merasa beruntung jika iuran yang dibayarkan bermanfaat bagi peserta yang membutuhkan karena dengan gotong royong semua tertolong. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved