Perjuangan Putu Randu Jadi Atlet Voli Timnas Indonesia, Berawal dari Lapangan Dekat Rumah Tabanan

Atlet Voli Timnas Indonesia I Putu Randu Wahyu Pradana merupakan putra Bali asal Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, Tabanan.

Perjuangan Putu Randu Jadi Atlet Voli Timnas Indonesia, Berawal dari Lapangan Dekat Rumah Tabanan
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Keluarga Putu Randu berpose bersama, membawa sejumlah medali yang sudah diraih Putu Randu sebelumnya di rumahnya di Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, Tabanan, Rabu (11/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Atlet Voli Timnas Indonesia I Putu Randu Wahyu Pradana merupakan putra Bali asal Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, Tabanan.

Ia adalah putra pertama dari pasangan suami istri I Nyoman Parwata dengan Ni Putu Sri Armoni.

Putu Randu memiliki dua orang adik bernama Ni Kadek Inka Pradnya Pratiwi dan Ni Komang Karisa Ayu Putri.

Tim Voli Putra Indonesia berhasil menjadi juara di SEA Games 2019 di Filipina.

Putu Randu yang menjadi bagian dari tim tersebut saat ini banyak dibicarakan karena prestasinya tersebut.

Putu Randu, Peraih Medali Emas Sea Games 2019 Awali Karir sebagai Kiper di Perst Tabanan

Putu Randu Menangis Saat Hari Pertama Masuk Club Surabaya Samator

Final Voli Putra SEA Games 2019, Klarifikasi Lengkap I Putu Randu Wahyu Soal Selebrasi Kontroversial

Atlet bola voli putra timnas Indonesia asal Tabanan, Bali, Putu Randu Wahyu Pradana. Bersama rekan-rekannya, Putu Randu berhasil persembahkan medali emas di SEA Games 2019.
Atlet bola voli putra timnas Indonesia asal Tabanan, Bali, Putu Randu Wahyu Pradana. Bersama rekan-rekannya, Putu Randu berhasil persembahkan medali emas di SEA Games 2019. (Dok instagram@randu.pradana)

Tribun Bali berkesempatan datang ke rumah orang tuanya di Tabanan.

Ayahnya I Nyoman Parwata (50) menuturkan, Putu Randu yang kini dikenal sebagai atlet voli ternyata mengawali karier sebagai kiper di Perst Tabanan (Tim Bola Tabanan).

"Ia saat itu mengawali kariernya sebagai atlet sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) sebagai penjaga gawang di Perst Tabanan (Tim Bola Tabanan)," ungkap sang ayah.

Pemuda kelahiran 15 Januari 1994 itu justru tak lama menggeluti sepak bola.

Menginjak kelas VII SMP, ia sempat beralih ke olahraga basket.

Halaman
1234
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved