Pemogan Berdarah

UPDATE NEWS Kasus Penebasan di Pemogan, Saling Lapor, Eh Sekarang Malah Dicabut

Betul, awalnya pelaku dan korban saling lapor. Tapi laporan dari pelaku sudah dicabut.

UPDATE NEWS Kasus Penebasan di Pemogan, Saling Lapor, Eh Sekarang Malah Dicabut
DOK POLSEK DENSEL
UPDATE: Kasus Penebasan di Pemogan Denpasar, Begini Kondisi Terkini 4 Korban di RSUP Sanglah 

UPDATE NEWS Kasus Penebasan di Pemogan, Saling Lapor, Eh Sekarang Malah Dicabut

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ini perkembangan baru kasus penebasan terhadap empat orang di Jalan Mekar II Blok A VII, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Jumat (29/11/2019) lalu.

Waktu itu, empat korban tersebut yakni I Nyoman Degdeg (35), I Kadek Moyo (36), I Ketut Sudita (40), dan I Ketut Kentel (28).

Kapolsek Densel, Kompol I Nyoman Wirajaya mengatakan, awal kasus terungkap dan kemudian pelaku dan korban saling lapor ke pihak Polsek. Namun ahkirnya, laporan dari pelaku dicabut.

"Betul, awalnya pelaku dan korban saling lapor. Tapi laporan dari pelaku sudah dicabut. Pertimbangannya karena para korban sudah meminta maaf. Sehingga nanti pada saat persidangan pelaku ada keringanan," ujarnya saat dihubungi, Kamis (12/12/2019).

"Kan laporan dan pelaku itu terkait pengeroyokan kepada pelaku yang menjadi pemicu awalnya itu kita tidak proses. Karena pembuktiannya minim sekali. Jadi yang kita proses itu yang meninggal dunia saja terkait perbuatan yang dilakukan pelaku dan mengakibatkan luka berat dan meninggal dunia. Itu yang kita proses," imbuhnya.

Diketahui di pemberitaan sebelumnya, Kapolsek Densel, Kompol I Nyoman Wirajaya mengatakan, ini murni kasus kriminalitas dengan motif karena belum membayar kos tiga bulan.

"Ini murni kasus kriminalitas. Awalnya itu ada orang Karangasem bernama Koming yang ngekos di daerah Pemongan dan belum bayar selama 3 bulan dengan per bulannya Rp 2,3 juta. Nah saat ini Koming tersebut kabur dan ini masih kita selidiki," ujarnya saat ditemui di Polsek Denpasar Selatan, Senin (2/12/2019) lalu.

Kronologisnya, karena I Wayan Seh Adil belum membayar kos, pemilik kos mengeluarkan barang-barang miliknya dari dalam kos dan mengantarkan ke suatu tempat untuk menaruh barang-barang tersebut.

Saat supir telah mengantarkan barang-barang itu, supir tersebut ditahan oleh Koming karena barangnya tidak lengkap.

Halaman
12
Penulis: Rino Gale
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved