Hujan Lebat Diprediksi Terjadi di Bagian Utara, Tengah dan Timur Bali, Waspadai Gelombang Tinggi

Peringatan dini itu berupa adanya potensi hujan lebat yang disertai kilat atau petir di beberapa wilayah Bali seperti bagian utara, tengah dan timur.

Hujan Lebat Diprediksi Terjadi di Bagian Utara, Tengah dan Timur Bali, Waspadai Gelombang Tinggi
Tribun Bali/Rizal Fanany
(ilustrasi) Diguyur hujan lebat, beberapa titik di kawasan Renon Denpasar tergenang luapan air hujan, Rabu (15/11/2017) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini kepada masyarakat, Minggu (15/12/2019).

Peringatan dini itu berupa adanya potensi hujan lebat yang disertai kilat atau petir di beberapa wilayah Bali seperti bagian utara, tengah dan timur.

Peringatan dini tersebut dikeluarkan melalui situs resminya di bmkg.go.id yang Tribun Bali akses pada pukul 08.00 Wita.

Selain memberikan peringatan dini berupa potensi hujan lebat, BMKG juga memberikan peringatan dini akan adanya potensi gelombang tinggi di beberapa perairan Bali.

Dalam situsnya itu, BMKG menyebutkan ada sebanyak empat perairan yang berpotensi adanya gelombang tinggi, yakni Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudera Hindia.

"Waspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di Bali bagian Utara, Tengah dan Timur serta tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter di sekitar Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan Bali," tulisnya.

Kisah Suami Pilih Cara Memilukan Setelah Tak Tahan Istri Hidup Boros & Kerap Melecehkan

Menteri Keuangan dari Indonesia, Sri Mulyani Masuk Daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia

Data Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar juga memberikan informasi mengenai adanya potensi hujan lebat di wilayah Bali.

Dengan tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, BBMKG Denpasar mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat/petir.

Selain itu bagi penggunadan operator jasa transpotasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir, dihimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi dengan ketinggian mencapai 2.0 meter di Perairan Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, SelatL Lombokbagian Selatan dan Samudera Hindia Selatan Bali.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved