Jas Hujan Semula Berbahan Jerami, Begini Awal Mula Penemuannya

Setelah musim panas yang cukup panjang, sejumlah wilayah di Indonesia termasuk di Bali mulai turun hujan.

GridOto.com
Jas hujan ponco 

Ekstrak karet yang digunakan dalam pakaian ternyata tidak mudah dipakai.

Jika cuaca panas, pakaian menjadi lentur dan lekat; jika dingin, pakaian itu keras dan tidak fleksibel.

Sentuhan Moderm

Pada tahun 1836, Charles Macintosh menemukan metode untuk menggabungkan karet dengan kain, yang digunakan dalam jas hujan modern pertama.

Dengan metode tersebut, material yang dihasilkan memiliki sifat yang benar-benar tahan air.

Tidak seperti upaya sebelumnya pada pakaian karet, temuan Mackintosh terlihat bagus dan lembut, dan  fleksibel saat digunakan.

Saat ini ada banyak jenis jas hujan yang terbuat dari berbagai jenis kain dan diproduksi secara massal.

Material yang digunakan jas hujan kini lebih banyak dari bahan sintetis seperti plastik dan nilon. (*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved