Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Marak Balap Liar di Negara, Petugas Sita Tujuh Motor Pretelan

Jelang perayaan Natal dan pergantian tahun baru 2019-2020, petugas kepolisian terus meningkatkan suasana keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Ni Ketut Sudiani
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Tujuh motor pretelan yang disita oleh anggota Polsek Negara, Bali, Senin (16/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Jelang perayaan Natal dan pergantian tahun baru 2019-2020, petugas kepolisian terus meningkatkan suasana keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Di Kota Negara, petugas Polsek Kota Negara menangkap sejumlah pengendara balap liar. Kapolsek Negara, Kompol I Ketut Maret mengatakan ada sekitar tujuh pengendara dan motornya disita.

Pihak Polsek Kota Negara sebelumnya mendapat laporan dari masyarakat tentang maraknya balap liar atau trek-trekan terutama di daerah kawasan wisata Pantai Baluk Rening Desa Baluk, Kecamatan Negara, Minggu (15/12/2019).

"Kami sita motornya. Karena tidak ada kelengkapan. Dan balap liar sangat membahayakan serta meresahkan warga sekitar," ucapnya Senin (16/12/2019) di kantornya.

Maret menjelaskan, pihaknya tidak dapat mengurai soal kelengkapan motor yang disita sebab kebanyakan motor tidak ada nomor polisi dan kelengkapan lainnya, terlebih untuk motor pretelan (hanya rangka).

Pihaknya masih menunggu pemilik motor untuk menunjukkan kelengkapan ketika memang akan diambil.

"Rata-rata anak muda yang menjadi joki dan menonton balapan," jelasnya.

Maret mengurai balapan liar ini dibubarkan paksa oleh anggotanya pada Minggu (15/12/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

Pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Pantai Rening telah terjadi trek-trekan atau balapan liar yang menyebabkan masyarakat resah.

Dengan adanya info tersebut, anggota bersama masyarakat dan anggota lalulintas mendatangi lokasi. Joki dan warga yang menontonpun langsung kabur. 

"Kami imbau supaya ketika ada hal yang sama di kota Negara maka segera masyarakat melaporkan. Ini untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah hukum kami," bebernya. (ang)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved