Terkait Benih Lobster, Kementerian KKP Akan Keluarkan Kebijakan

Sehubungan dengan beredarnya informasi terkait isu perdagangan benih lobster, Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP Lilly Aprilya Pregiwati menyampaika

Terkait Benih Lobster, Kementerian KKP Akan Keluarkan Kebijakan
Istimewa/Direktorat Jenderal Imigrasi
(ilustrasi) Barang bukti bibit lobster yang berhasil diamankan anggota Kanim Ngurah Rai, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Sehubungan dengan beredarnya informasi terkait isu perdagangan benih lobster, Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP Lilly Aprilya Pregiwati menyampaikan beberapa hal.

Indonesia merupakan negara penghasil benih lobster terbesar di dunia yang berasal dari hasil tangkapan di alam. 

 
Di beberapa daerah, ribuan nelayan kecil menggantungkan hidup dari perdagangan benih lobster ini.

 
“Di sisi lain, penyelundupan benih lobster untuk diekspor ke luar negeri juga marak terjadi sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu keberlanjutan ekosistem lobster di alam,” imbuh Lilly melalui keterangan tertulisnya, Selasa (17/12/2019).

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Apresiasi Aktivitas Penukaran Uang Kertas Asing di Denpasar

Resep Bisa Tenang, Barack Obama : Karena Latar Saya yang Bercampur Hawaii dan Indonesia

Gunakan Router, Jaringan Sindikat Turki dan Rusia Bobol ATM di Mataram hingga Rp 1,8 Miliar

 
Saat ini KKP tengah mengkaji dan merumuskan kembali kebijakan pemanfaatan benih lobster bersama para pemangku kepentingan dan para pakar/ahli yang terdiri dari para peneliti dan akademisi, serta meminta masukan dan saran para pelaku usaha dengan memperhatikan aspek keberlanjutan lobster di alam dan keberlangsungan ekonomi masyarakat nelayan.

 
“Kebijakan yang tengah dikaji terutama berkaitan dengan pemanfaatan benih lobster hasil tangkapan di alam, dengan mengatur ulang perdagangan benih lobster dan rencana pengembangan teknologi pembesaran benih lobster hingga ukuran konsumsi di dalam negeri,” ungkapnya.

Tak Ada Pengangkatan CPNS Jalur Indonesia Sehat, KemenPANRB Imbau Masyarakat Tak Tertipu

BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6 Persen, Peningkatan Kedatangan Wisman Jadi Penopang

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini masih dalam proses pengkajian, memerlukan waktu hingga siap untuk disosialisasikan.

“Mari kita semua bersabar menunggu hasil kajian secara komprehensif oleh KKP dan tidak membuat kesimpulan sendiri sehingga dapat menimbulkan informasi yang simpang siur,” tambahnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved