Disperindag Sampai Lima Kali Minta Arak Bali "Diistimewakan", Pergub Akan Atur Tata Kelola Arak Bali

Pergub Bali tentang arak yang kini sedang disusun bukan untuk melegalkan minuman khas produksi lokal tersebut

Disperindag Sampai Lima Kali Minta Arak Bali
Istimewa
(Foto ilustrasi) Produk arak Bali Dewi Sri sudah lama dipasarkan di Bali hinga ke mancanegara. Disperindag Sampai Lima Kali Minta Arak Bali "Diistimewakan", Pergub Akan Atur Tata Kelola Arak Bali 

Disperindag Sampai Lima Kali Minta Arak Bali "Diistimewakan", Pergub Akan Atur Tata Kelola Arak Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali tentang arak yang kini sedang disusun bukan untuk melegalkan minuman khas produksi lokal tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pengembangan Industri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Nyoman Suarcayasa saat bicara dalam seminar dan diskusi bertajuk Arak Di Antara Industri & Tradisi, di The Cellardoor Hatten Wines, Denpasar, Bali, Rabu (18/12/2019).

Menurutnya, yang dirancang dalam Pergub tersebut tata kelola minuman fermentasi atau destilasi khas Bali.

“Tata kelolanya yang kita atur, kan sekarang minuman beralkohol (mikol) masuk daftar negatif investasi, sehingga tidak mungkin akan ada izin baru,” kata Suarcayasa.

Dia pernah ke Kemenko Perekonomian memohon agar minuman arak Bali bisa diistimewakan, tak masuk daftar negatif investasi.

“Sampai lima kali kami ke Kemenko Perekonomian membahas ini. Provinsi yang memiliki minuman tradisional sejenis kita, kompori juga, seperti NTT, Sulawesi Utara. Usulan itu sudah masuk ke Setneg, semoga ini bisa terwujud," ujarnya.

Ia menyebutkan, selama mikol masuk daftar negatif investasi, semua yang tidak berizin dianggap legal.

Oleh karena itu, dibuat Pergub untuk mengatur tata kelolanya agar para petani arak aman dalam berproduksi.

Arak produksi petani Bali hanya bahan baku yang diolah lebih lanjut oleh perusahaan yang berizin.

Ida Pedanda Nyoman Temuku di Mata Keluarga, Sulit Mengungkapkan Perasaan & Tidak Mau Mengecewakan

Sudikerta Mundur dari Dunia Politik, Begini Perjalanan Karirnya dari Jabat Bendahara hingga Wagub

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved