Pengamat Asal Bali Sebut Peluang Pemakzulan Presiden AS Donald Trump di Level Senat Kecil

Menurut Anom, proses pemakzulan terhadap Trump ini merupakan kali yang kedua.

Pengamat Asal Bali Sebut Peluang Pemakzulan Presiden AS Donald Trump di Level Senat Kecil
(AFP / NICHOLAS KAMM)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - DPR Amerika Serikat (AS) secara resmi memakzulkan Presiden AS ke-45 Donald Trump dalam sidang paripurna yang digelar Rabu malam waktu setempat (18/12/2019).

DPR AS menyetujui pemakzulan terhadap presiden 73 tahun itu karena dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi penyelidikan.

Atas pemakzulan ini, Akademisi Hubungan Internasional (HI) Universitas Udayana, I Made Anom Wiranata, M.A menjelaskan Kongres Amerika terdiri dari dua yaitu Majelis Tinggi yang bernama Senat dan Majelis Rendah yang bernama House of Representatives (HOR) atau DPR. 

“Hari ini DPR AS telah mengambil sikap untuk melakukan pemakzulan pada Presiden Donald Trump. Syaratnya mayoritas anggota DPR menyetujui Trump dimakzulkan,” kata Anom saat dihubungi Kamis (19/12/2019).

Menurut Anom, proses pemakzulan terhadap Trump ini merupakan kali yang kedua.

Proses pertama yang sudah dilalui pada tanggal 13 Desember 2019 lalu ketika The House Judiciary Committee (Komite Hukum dari DPR) menyatakan setuju untuk melakukan pemakzulan pada Trump. 

“Setelah melewati proses di Komite Hukum DPR, hari ini anggota DPR akan melakukan pemungutan suara untuk proses pemakzulan Trump. Diperlukan suara mayoritas sederhana untuk melewati proses ini,” terang pria lulusan SIT Graduate Institute, Vermont USA ini.

Jika dilihat dari komposisi afiliasi partai politik, partainya Trump yaitu Partai Republik memiliki 199 suara dan  kompetitornya Partai Demokrat memiliki 235 suara.

Ada satu 1 anggota DPR dari independen. 

Selanjutnya, lanjut dia, jika mengikuti afiliasi partai, posisi Trump mungkin saja bisa terancam.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved