Sukerta Ajukan Pembelaan Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Dugaan Korupsi LPD Sunantaya Tabanan

I Gede Ketut Sukerta menjalani sidang tuntutan perkara dugaan korupsi LPD Sunantaya

Sukerta Ajukan Pembelaan Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Dugaan Korupsi LPD Sunantaya Tabanan
Tribun Bali/I Putu Candra
Sukerta saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Denpasar, Bali, Rabu (18/12/2019). Sukerta Ajukan Pembelaan Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Dugaan Korupsi LPD Sunantaya Tabanan 

Sukerta Ajukan Pembelaan Dituntut 7,5 Tahun Penjara, Dugaan Korupsi LPD Sunantaya Tabanan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Gede Ketut Sukerta (48) menjalani sidang tuntutan perkara dugaan korupsi Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat/Pekraman Sunantaya, Penebel, Tabanan, Bali, tahun 2009 hingga 2017, di Pengadilan Tipikor Denpasar, Denpasar, Bali, Rabu (18/12/2019).

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa yang adalah Ketua LPD tersebut dituntut pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun).

Sukerta dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, di mana kerugian negara yang timbul dalam hal ini LPD Desa Sunantaya sebesar Rp 912.459.009.

Terhadap tuntutan jaksa, terdakwa yang didampingi tim penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum Peradi (PBH) Denpasar akan mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis.

Tim penasihat hukum pun meminta waktu kepada majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila untuk menyusul nota pembelaan.

"Baik sidang kita tunda. Sidang kembali kita lanjutkan tanggal 30 Desember 2019 dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa," ucap Hakim Ketua Sukanila dan menutup sidang.

Sementara dalam surat tuntutan, Jaksa Dedi Irawan menyatakan, terdakwa Sukerta telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut, sebagaimana dakwaan primair.

Sukerta pun dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No.31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No.20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No.31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Bandara Ngurah Rai Buka Posko Nataru & Tambah 367 Penerbangan

Main Mercon Saat Perayaan Tahun Baru 2020, Ada Aturannya, Polres Klungkung Sidak Penjual Kembang Api

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Gede Ketut Sukerta dengan pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan, dikurangi selama berada dalam tahanan dengan perintah tetap ditahan, dan pidana denda sebesar Rp 200 juta, subsider dua bulan penjara," tegas Jaksa Dedi Irawan.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved