SEA Games 2019

Citta Dewi Ungkap Faktor Penyebab Kekalahan Tim Basket Putri Indonesia di SEA Games

Atlet basket asal Bali, Kadek Pratitta Citta Dewi mendapat perunggu di ajang SEA Games Filipina 2019 pekan kemarin.

Citta Dewi Ungkap Faktor Penyebab Kekalahan Tim Basket Putri Indonesia di SEA Games
dok pribadi/Tribun Bali
Atlet basket asal Bali, Kadek Pratitta Citta Dewi meraih medali perunggu di ajang SEA Games Filipina 2019 pekan kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Atlet basket asal Bali, Kadek Pratitta Citta Dewi mendapat perunggu di ajang SEA Games Filipina 2019 pekan kemarin.

Citta mengatakan jika Indonesia kalah dua kali dari Thailand dan tuan rumah Filipina.

Citta menungkapkan jika timnya memiliki beberapa kendala yang menyebabkan dirinya hanya bisa meraih perunggu.

"Banyak kendala juga sih pertama itu kita udah pake pamain naturalisasi untuk bantu skuat di tim 5x5, cuman gak lolos proses naturalisasinya," ucapnya kepada Tribun Bali di KONI Bali beberapa waktu lalu.

"Jadi itu seminggu sebelum tanding dikasih tau kalau pemain naturalisasinya gak bisa main.

Jadinya kita berkutan dengan pemain lokalnya aja gitu, kita gimana caranya biar tetap solid di 5 lawan 5 itu dengan pemain lokal aja," sambungnya.

Ia menilai jika pemain asing juga turut memengaruhi peforma garuda muda, apalagi mereka sedari awal sudah berlatih bersama.

Selain karena kehilangan pemain naturalisasi, Citta juga mengungkapkan bahwa yang menjadi kendala selanjutnya adalah perihal kesalahan sendiri dan kurangnya jam terbang secara tim.

"Kita kalah dua kali dengan Thailand sama Filipin, kalau dibilang kekuatannya Filipin lebih unggul sih sebenarnya enggak.

Cuman kita banyak melakukan kesalahan sendiri gitu, mungkin bisa dibilang juga pengalaman mereka lebih banyak juga.

Kita kan try outnya cuman 3 kali, tapi pengalaman mereka bertanding secara tim itu sudah lama, begitupun dengan Thailand," kata pemain basket dengan tinggi 172 centimeter itu.

Kendati demikian, atlet yang berposisi sebagai shooting guard ini tetap merasa bangga karena raihannya kali ini ia dapat berkontribusi banyak kepada tim.

"Saya pribadi memang dapat perunggu cuman ini menurut saya perunggunya itu lebih berkesan karena perjuangannya untuk meraih itu dan pengalaman saya pribadi dari SEA games dua tahun lalu dengan Asean Games, saya ngerasa bisa berkontribusi lebih banyak untuk tim.

Jadi saya ngerasa ini pengalaman yang luar biasa banget," ujarnya. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved