Demam Babi Afrika Mengancam Wilayah Bali, PDHI Minta Perketat Bandara dan Pelabuhan

Penyakit African Swine Fever (ASF) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Demam Babi Afrika ternyata benar-benar mengancam wilayah Bali.

Demam Babi Afrika Mengancam Wilayah Bali, PDHI Minta Perketat Bandara dan Pelabuhan
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Presiden Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) H. M. Munawaroh saat ditemui Tribun Bali di Denpasar, Jum'at (20/12/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyakit African Swine Fever (ASF) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Demam Babi Afrika ternyata benar-benar mengancam wilayah Bali.

Pasalnya, Bali merupakan destinasi pariwisata yang dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai belahan dunia.

Apalagi wisatawan yang datang ke Bali paling banyak berasal dari China yang notabene negara tersebut sudah terkena penyakit ASF.

Terlebih penyakit ini telah membunuh sebanyak 30.000 ekor babi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan telah masuk ke kawasan itu pada September 2019 lalu.

Presiden Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) H. M. Munawaroh meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan berbagai upaya dalam mencegah datang virus ASF ke Bali.

Perhatikan 6 Syarat Ini Untuk Pendaftaran PPDB SMP 2020

Langsung Daftar Banding Seusai Divonis 12 Tahun Penjara, Sudikerta : Sudah Ya

Upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan memperketat jalur masuk ke Bali, baik itu dari Banda Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai maupun dari berbagai pelabuhan di Bali.

Pihaknya pun menyarankan kepada Pemprov Bali untuk segera melakukan tindakan terhadap produk-produk luar negeri, terutama dari China, yang mengandung atau berbahan babi.

Selain itu, sisa makanan yang berasal dari pesawat atau kapal agar segera dimusnahkan dan tidak diberikan ke peternak babi.

Baginya sisa-sisa makanan inilah yang bisa membawa penyakit ASF ke Pulau Dewata.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved