SEA Games 2019

Kerja Kerasnya Terbayar, Atlet Basket Bali Pratitta Citta Tetap Bangga Raih Perunggu SEA Games 2019

Citta mengakui raihan itu masih belum sesuai target, namun ia merasa perunggu SEA Games 2019 kali ini lebih berkesan

Kerja Kerasnya Terbayar, Atlet Basket Bali Pratitta Citta Tetap Bangga Raih Perunggu SEA Games 2019

Lapora Wartawan Tribun Bali, M Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kadek Pratitta Citta Dewi adalah atlet basket asal Bali yang berlaga di SEA Games 2019 kemarin.

Ia dan rekan-rekannya berhasil membawa pulang perunggu SEA Games 2019.

Citta mengakui raihan itu masih belum sesuai target, namun ia merasa perunggu  SEA Games 2019 kali ini lebih berkesan.

"Kalau dinilai secara keseluruhan di SEA Games 2019 ini sih, tidak sesuai target, cuman kami mempertahankan perunggu, karena target harusnya di atas perunggu, kalau gak perak, ya emas gitu," katanya kepada Tribun Bali beberapa waktu lalu.

Fox Sport Asia Rilis 11 Pemain Terbaik SEA Games 2019, Tiga Pemain asal Indonesia

Atlet Bali Sumbang 14 Medali SEA Games 2019 untuk Kontingen Indonesia

Pada SEA Games Malaysia 2017, tim basket putri 5x5 meraih medali perunggu, sedangkan emas dikantongi Malaysia, dan perak milik Thailand.

Atlet kelahiran 13 Agustus 1995 ini, mengaku sudah bekerja keras untuk kemenangan tim basket putri Indonesia.

"Saya pribadi memang dapat perunggu, cuman ini menurut saya perunggunya itu lebih berkesan, karena perjuangan untuk meraih itu, dan pengalaman saya pribadi dari SEA Games dua tahun lalu dengan Asean Games, saya ngerasa bisa berkontribusi lebih banyak untuk tim. Jadi saya ngerasa ini pengalaman yang luar biasa banget," ujarnya.

Pada SEA Games 2019, tim basket putri 5x5 Indonesia meraih perunggu, Citta menilai performa timnya tidak bisa dipandang remeh, lantaran Indonesia sejatinya bisa mengimbangi permaian Thailand dan Filipina, hanya saja ia menyadari pengalaman menjadi faktor utama kekalahannya.

Aksi Selebrasinya Trending Twitter, Begini Kisah Sukses Atlet Voli Bali Peraih Emas SEA Games 2019

Kisah Siman Sudartawa, Perenang Bali yang Sumbang Emas SEA Games 2019, Ada Perjuangan Besar Orangtua

"Kami kalah dua kali dengan Thailand sama Filipin, kalau dibilang kekuatannya Filipina lebih unggul sih, sebenarnya enggak. Cuman kami banyak melakukan kesalahan sendiri gitu, mungkin bisa dibilang juga pengalaman mereka lebih banyak," jelasnya.

Meski kalah, ia mengaku tetap bangga karena dari segi permainan, tim basket putri Indonesia bisa mengimbangi gempuran Thaland dan Filipina.

"Kami kan try out-nya cuman 3 kali, tapi pengalaman mereka bertanding secara tim itu sudah lama, begitu pun dengan Thailand. Jadi kami tetap bersyukur dengan hasil yang diraih. Tetap bangga karena bisa mengimbangi permaianan Thailand dan Filipin," katanya.

(*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved