Kronologi Turis China Ditemukan Tewas Mengapung Saat Berenang di Nusa Penida Bali, Ini Ungkap Polisi

Turis asal China, Tian Yong (25) meninggal dunia saat berenang di ponton salah satu akomodasi wisata air di Desa Suana, Nusa Penida, Jumat (20/12).

Kronologi Turis China Ditemukan Tewas Mengapung Saat Berenang di Nusa Penida Bali, Ini Ungkap Polisi
dok/ist
Wisatawan asal China, Tian Yong (25) meninggal dunia saat berenang di ponton salah satu akomodasi wisata air di Desa Suana, Nusa Penida, Jumat (20/12/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG --  Turis asal China, Tian Yong (25) meninggal dunia saat berenang di ponton salah satu akomodasi wisata air di Desa Suana, Nusa Penida, Jumat (20/12).

Kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian wisatawan asal Tiongkok tersebut.

Kasubag Humas Polres Klungkung,  I Putu Gede Ardana menjelaskan, Tian Yong tenggelam sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat itu korban bersama rekan-rekannya mengikuti tur akomodasi wisata bahari Semaya One di Desa Suana bersama sekitar 100 orang wisatawan lainnya.

"Setelah makan, korban (Tian Yong) langsung menggenakan life jacket dan bersiap untuk berenang di ponton," ujar Ardana ketika dikonfirmasi, Sabtu (21/12).

Selang satu jam kemudian, beberapa orang kaget  melihat Tian Yong sudah mengapung di ponton dalan keadaan telungkup.

"Beberapa teman korban berenang dan mencoba mengangkat tubuh Tiang Yong.

Namun tubuh Tiang Yong tidak kunjung bergerak," ungkap Putu Gede Ardana.

Rekan korban lalu memanggil pekerja  akomodasi wisata bahari Semaya One.

Korban sempat diberikan pertolongan  pertama dengan menekan dada dan beri napas buatan.

Hanya kondisi Tiang Yong tidak kunjung membaik dan pingsan.

"Para pekerja akomodasi wisata itu lalu membawa Tian Yong ke Puskesmas Nuss Penida I untuk mendapatkan pertokongan medis.

Saat diperiksa dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia," kata Ardana.

Polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut.

"Kami belum bisa pastikan penyebab pasti kematian korban. Saat ini jajaran Polsek Nusa Penida masih lakukan penyelidikan," demikian Ardana. (*) 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved