Lambaian Tangan Jadi Pertanda Terakhir di Pantai Kedungu Bali, Selamat Jalan Sahabat

Lambaian Tangan Jadi Pertanda Terakhir di Pantai Kedungu Bali, Selamat Jalan Sahabat

Lambaian Tangan Jadi Pertanda Terakhir di Pantai Kedungu Bali, Selamat Jalan Sahabat
DOK POLRES TABANAN
Lambaian Tangan Jadi Pertanda Terakhir di Pantai Kedungu Bali, Selamat Jalan Sahabat 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Nyawa Yusuf Bora (21) tak tertolong lagi setelah sempat terseret arus di Pantai Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu (22/12/2019) sore.

Pria yang berprofesi sebagai karyawan toko bangunan ini meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit.

Saat ini korban sudah berada di ruang jenazah BRSU Tabanan.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa yang menimpa pria asal Kelurahan Kare Kanduku, Kecamatan Tanaraghu, Sumba Barat ini terjadi sekitar pukul 16.30 Wita.

Peristiwa bermula dari korban bersama lima orang temannya berkunjung ke Pantai Kedungu.

Sesampainya di pantai, korban langsung menuju bibir pantai sendirian.

Tak berselang lama, seorang temannya (saksi) yang bernama Randy melihat tangan korban melambai seperti meminta bantuan.

Ia pun menuju ke arah korban dan ternyata korban terseret arus.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berusaha untuk membantu korban yang tinggal di Jalan Rambutan, Nomer 16, Tabanan ini.

Bersamaan dengan Randy, ada ombak besar dari dalam laut yang juga membantu mendorong korban dari dalam sehingga agak menepi.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved