Tahun Baru di Bali

Atensi Potensi Pesta Narkoba di Nusa Penida, Bali Polsek Nusa Penida Siagakan Personel

Polsek Nusa Penida mulai menyiagakan personelnya, terkait perayaan Natal dan Tahun Baru.

ABC7 News
Ilustrasi - Pesta kembang api. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Polsek Nusa Penida mulai menyiagakan personelnya, terkait perayaan Natal dan Tahun Baru.

Atensi utamanya, mengantisipasi pesta narkoba saat malam pergantian tahun di pulau yang dikenal dengan julukan "The Blue Paradise Island" tersebut.

"Antisipasi potensi Pesta Narkoba di Nusa Penida kami lalukan, dengan juga melibatkan personel gabungan dari Sat Nerkoba Polres Klungkung, Polsek, Reserse. Khususnya di Pulau Lembongan," ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Komang Reka Sanjaya, Senin (23/12/2019).

Penyalahgunaan narkotika memang relatif rawan di Nusa Penida, mengingat secara geografis merupakan wilayah kepulauan yang cukup sulit dipantau secara intens.

Apalagi daerah tersebut juga menjadi tujuan wisatawan dari berbagai penjuru dunia, yang bisa saja menyelundupkan barang terlarang seperti narkoba.

Fisik dan Batin Siswi ini Tersiksa Selama 21 Bulan, Umur 13 Tahun tapi Fisiknya seperti Orang Hamil

Hari Pertama Berkantor, Pimpinan KPK Berencana Ganti Juru Bicara

Bahkan beberapa tahun lalu, ada wisatawan yang ditangkap karena pesta narkoba di salah satu ponton wahana wisata air di Nusa Penida saat malam pergantian tahun.

Sementara, tahun ini upaya antisipasi pesta narkoba dilakukan saat event-event pesta perayaan malam pergantian tahun yang digelar di Nusa Penida.

"Sampai saat ini kami baru menerima laporan, acara pesta yang digelar oleh akomodasi wisata saat perayaan tahun baru di Jungut Batu, Lembongan dan di Wilayah Nusa Gede," ungkap Reka Sanjaya.

Atensi khusus pun dilakukan, terhadap acara-acara pesta yang melibatkan orang asing saat berwisata ke Nusa Penida.

DPD Usulkan Bali Dapat Dana Perimbangan Keuangan dari Pariwisata

Satu Lagi Pencuri yang Membuat Warga di Jembrana Keluarkan Parang Hingga Tombak Ditangkap

Ia pun mewanti-wanti, siapapun yang akan menggelar event tutup tahun dan melibatkan banyak orang agar melaporkan atau berkoordinasi dengan pihak keamanan baik melalui kadus, kepala desa, Babinsa maupun Babinkamtibmas di wilayah masing-masing.

"Kami juga menghimbau, perayaan malam tahun baru tidak dilakukan dengan pesta berlebihan dan tetap mengutamakan kondusifitas. Nusa Penida pariwisata sangat berkembang pesat. Antisipasi ini perlu dilakukan, untuk meminilisir potensi tidak kejahatan yang terjadi," jelasnya.

Selain itu, pihaknya melarang masyarakat ataupun wisatawan konvoi bergerombol yang dapat mengganggu kepentingan umum.

Termasuk meminta izin ke pihak pengamanan, jika akan menghidupkan petasan atau kembang api yang berdiameter lebih dari 2 inci. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved