Belum Terima Upah 500 Ribu untuk Tempel Sabu, Guykens Keburu Ditangkap

Guykens Glen Giroth (29) beberapa kali terlihat menggelengkan kepala usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar

Belum Terima Upah 500 Ribu untuk Tempel Sabu, Guykens Keburu Ditangkap
Tribun Bali/Putu Candra
Guykens saat menjalani sidang tuntutan di PN Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Guykens Glen Giroth (29) beberapa kali terlihat menggelengkan kepala usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (23/12/2019).

Pria asal Dusun Kuta Geulumpang Lr.II, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Saksi, Kota Lhokseumawe, Aceh ini seperti tak percaya dituntut penjara selama 16 tahun.

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Guykens dinilai bersalah menjadi perantara jual beli sabu sebanyak 11 paket.

Diketahui terdakwa ditangkap saat menempel sabu-sabu.

Usai mendengarkan tuntutan, terdakwa yang duduk di kursi pesakitan bengong, seakan belum yakin dengan tuntuntan yang diajukan jaksa.

"Sudah dengar tuntutannya. kamu dituntut berapa tahun," tanya Hakim Ketua IGN Putra Atmaja.

Ditanya demikian, Guykens hanya diam.

"Saudara dituntut 16 tahun penjara. Silakan konsultasi dengan penasihat hukumnya," perintah hakim.

106 Hari Disandera, Han Jung Kuk: Tolong Saya Ibu Menteri Sri Mulyani

Telah Terima Desain, Gubernur Koster Akan Jadikan Stadion Dipta Berstandar Internasional

Setelah beberapa saat berkonsultasi, terdakwa menyerahkan kepada tim penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar menanggapi tuntutan jaksa.

"Yang Mulia, setelah mendengar tuntutan jaksa dan berdiskusi dengan terdakwa, kami akan mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis," kata Dewi selaku anggota penasihat hukum.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved