Sambil Sempoyongan Membabi Buta Tikam Teman Sendiri, Dian Peluk Sang Anak Sambil Teriak

Kasus pembunuhan menghebohkan warga Desa Ratatotok Tengah Jaga 4, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Editor: Rizki Laelani
pixabay.com
Ilustrasi penusukan. Kasus pembunuhan menghebohkan warga Desa Ratatotok Tengah Jaga 4, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Diduga, pembunuhan ini dipicu oleh pengaruh minuman keras (miras).Korban FM (17) merupakan warga desa setempat. 

Sambil Sempoyongan Membabi Buta Tikam Teman Sendiri, Dian Peluk Sang Anak Sambil Teriak

TRIBUN-BALI.COM, MANADO - Sambil sempoyongan, JD alias Jepong terus menghujani temannya FM (17) dengan senjata tajam.

Diduga pelaku saat itu di bawah pengaruh alkohol. Tak ayal, kasus pembunuhan menghebohkan warga Desa Ratatotok Tengah Jaga 4, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Diduga, pembunuhan ini dipicu oleh pengaruh minuman keras (miras).

Korban FM (17) merupakan warga desa setempat.

Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu 22 Desember 2019. Korban dibunuh di depan ibunya, Dian Harun (47).

Pembunuhan ini dilakukan oleh JD alias Jepong (27) yang langsung melarikan diri setelah membunuh korban pada Minggu dini hari sekira pukul 02.30 Wita.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian sektor (Polsek) Ratatotok, Kapolsek Inspektur Stenly Korua mengatakan, pihaknya belum berhasil menangkap pelaku hingga hari ini.

"Memang pihak Kepolisian kami bersama dengan pihak Polresta Mitra, masih memburu pelaku dan masih dalam pengejaran," terang Kapolsek, Selasa (24/12/2019).

140 Pendatang Diungsikan ke Mapolres Pangkal Pinang Setelah Insiden Penusukan Bapak dan Anak

Kronologi Penusukan Anggota Densus 88 di Jambi oleh Seorang Terduga Teroris, Alami 6 Luka Tusuk

Penusukan Gadis 16 Tahun di Kamar Hotel di Denpasar, Korban Sudah Mulai Pulih

Kesaksian Security Hotel Terkait Kasus Penusukan Gadis 16 Tahun, Pesan Kamar Secara Online

Kronologis

Diketahui, kasus ini bermula dari permasalahan beberapa pihak.

Hal tersebut dijelaskan oleh orang tua korban yakni Dian Harun saat dikonfirmasi Tribun Manado.

"Kejadian pada hari Minggu kemarin. kebetulan kita menghadiri acara pesta di rumah tetangga. Lama di pesta, situasi sudah mulai ramai dengan hadirnya banyak muda-mudi di situ," kata Dian.

Dian menuturkan, anaknya bukanlah sosok yang suka cari masalah di kampung.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved