Hasilkan Prestasi Yang Baik, Pemerintah Indonesia Usahakan Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, ingin membawa pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade

Hasilkan Prestasi Yang Baik, Pemerintah Indonesia Usahakan Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ilustrasi Foto Pertandingan Pencak Silat.Pertandingan Gilang Kencana Putra (sudut biru) di babak penyisihan katagori senior kelas C Walikota Cup X Tahun 2019 di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (16/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM  - Pencak Silat merupakan satu diantara olahraga yang populer di Indonesia.

Perkembangan olahraga tersebut hampir merata di Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, ingin membawa pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.

Menurut Zainudin, pemerintah Indonesia sedang mengusahakan hal tersebut karena pencak silat terbilang berhasil saat dilombakan di Asian Games 2018 lalu.

"Target pemerintah adalah membawa pencak silat ke Olimpiade. Pencak silat berhasil di Asian Games dan kini tinggal berjuang untuk Olimpiade," kata Zainudin dikutip dari situs web Antara.

Pada Asian Games 2018, pencak silat menjadi salah satu penyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia.

Kisah Pilu Atlet Pencak Silat Idap Kista Ovarium, Pernah Tampil di Depan Jokowi & Ungkap Derita Ini

Pencak Silat Bali Latih Tanding Lawan Jawa Timur, Ajang Evaluasi dan Asah Kemampuan

Kontingen Indonesia sukses meraih 14 emas dan satu perunggu dari 16 kelas yang dilombakan.

Saat itu, Indonesia hanya gagal meraih emas di dua nomor, yakni Kelas F (70-75 kg) putra dan Kelas J (90-95 kg) putra.

Lebih lanjut, Zainudin menyebut pemerintah seperti mendapat bahan bakar setelah pencak silat diakui dunia.

Seperti diketahui, UNESCO baru saja menetapkan pencak silat sebagai warisan benda tak benda (Intangible Cultural Heritage), Kamis (12/12/2019) lalu.

Halaman
12
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved