Jadi Daya Tarik Wisata, Warga Lembongan Kembali Bangkitkan Budi Daya Rumput Laut

Saat ini aktivitas budi daya rumput laut ini, menjadi daya tarik wisata baru bagi wisatawan saat berkunjung ke Desa Lembogan

Jadi Daya Tarik Wisata, Warga Lembongan Kembali Bangkitkan Budi Daya Rumput Laut
Dok Warga
Budi daya rumput laut di Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Bali. Jadi Daya Tarik Wisata, Warga Lembongan Kembali Bangkitkan Budi Daya Rumput Laut 

Jadi Daya Tarik Wisata, Warga Lembongan Kembali Bangkitkan Budi Daya Rumput Laut

TRIBUN-BALI.COM, NUSA PENIDA - Dalam setahun terakhir, budi daya rumput laut kembali dikembangkan di Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Bali.

Bahkan saat ini aktivitas budi daya rumput laut ini, menjadi daya tarik wisata baru bagi wisatawan saat berkunjung ke Desa Lembogan.

Ketua Kelompok Petani Rumput Laut "Segara Raksa" Desa Lembongan, I Wayan Suwarbawa menjelaskan, saat ini masyarakat yang kembali membangkitkan budi daya rumput laut di Lembongan sekitar 100 orang.

Bahkan tidak sedikit yang mengembangkan budi daya rumput laut merupakan generasi muda.

"Saat ini warga yang kembali mengembangkan budi daya rumput laut di Lembongan sekitar 100 orang," ujar Suwarbawa, Selasa (24/12/2019).

Demokrat Bimbang Usung Bu Mas atau Artha Dipa, Februari 2020 Baru Tentukan Koalisi

44 Napi Lapastik Bangli Dapat Remisi Natal

Ia menjelaskan, tekadnya untuk kembali budi daya rumput laut dimulai sejak Februari 2018 lalu.

Atau pasca dilakukannya Demplot yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Klungkung.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan rumput laut kering juga bagus dan harga jualnya juga baik yaitu berkisar Rp 20 ribu/kg.

“Saat ini saya menggarap sekitar 7,5 are untuk budi daya rumput lau,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk mengajak masyarakat kembali budi daya rumput laut tidaklah mudah.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved