Sponsored Content

Dharma Negara Alaya di Pelaspas, Siap Jadi Wahana Kreatifitas Pemuda,Dukung Pengembangan Ekonomi

Dharma Negara Alaya di Pelaspas, Soft Opening Digelar Jumat (27/12/2019), Siap Jadi Wahana Kreatifitas Pemuda, Dukung Pengembangan Ekonomi Orange

Dharma Negara Alaya di Pelaspas, Siap Jadi Wahana Kreatifitas Pemuda,Dukung Pengembangan Ekonomi
Humas Pemkot Denpasar
Foto istimewa : Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat upacara melaspas di Gedung Dharma Negara Alaya, Kamis (26/12/2019). 

Sehingga dengan demikian mampu mendukung tumbuh kembang kreatif yang bermuara pada peningkatan start up di Kota Denpasar.

“Tentunya Dharma negara Alaya ini menjadi wahana kreatifitas sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi orange yang bermuara pada pengembangan ekonomi kreatif secara berkelanjutan serta mendukung kreator dan melahirkan start up baru,” paparnya.

Sementara Kadis Pariwisata Kota Denpasar Dezire Mulyani didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan event peresmian Balai Budaya Alaya Dharma Negara.

Kehadiran komunitas kreatif hingga pihak sekolah serta universitas telah dipersiapkan untuk memperkenalkan Balai Budaya sebagai pusat kegiatan insan kreatif Denpasar.

Tentu kelengkapan gedung yang telah dipersiapkan matang mendukung Denpasar kreatif telah dilakukan seperti coworking space hingga sarana pameran, diskusi serta classroom.

Diharapkan dengan rampungnya pembangunan Gedung Alaya Dharma Negara ini mampu mengakomodir kreativitas insan kreatif Denpasar.

Menurut Hendar hal ini tidak terlepas dari ekonomi kreatif menjadi salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional, maka perlu kita kembangkan lagi model ekosistem ekraf di tengah revolusi industri 4.0 saat ini.

Sehingga dari pelaksanaanya mampu menghadirkan kerja sama dan kolaborasi bersama sehingga tercipta ide dan gagasan yang baru dari potensi lokal yang ada disekitar kita dengan tetap berpedoman pada budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali.

"Sehingga dalam pengembangan ekosistem tidak melupakan konservasinya juga agar tidak hilang begitu saja dengan rantai proses  kreasi, produksi, distribusi, konsumsi dan konservasi. Tentunya kehadiran Balai Budaya yang merupakan gagasan Walikota Rai Mantra, Wakil Walikota I GN Jaya Negara dan dukungan dari DPRD Denpasar dapat menjadi  ruang  berkreasi dan berinovasi guna menciptakan iklim dan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar yang berkelanjutan," paparnya. (*). 

Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved