Natal Dan Tahun Baru

Periode Libur Nataru Rata-Rata 10.000 Wisatawan Kunjungi GWK, Tahun 2020 Akan Ada Sesuatu Yang Baru

Periode Libur Nataru Rata-Rata 10.000 Wisatawan Kunjungi GWK, Tahun 2020 Akan Ada Sesuatu Yang Baru.

Periode Libur Nataru Rata-Rata 10.000 Wisatawan Kunjungi GWK, Tahun 2020 Akan Ada Sesuatu Yang Baru
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
LIBUR NATARU DI GWK - Pengunjung berfoto dengan latar belakang Patung Garuda Wisnu Kencana di komplek Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Sabtu, Badung (28/12/2019). Kunjungan wisata di GWK Cultural Park mengalami peningkatan hingga 80 persen. Sementara itu sejumlah tempat wisata di pulau Bali ramai dikunjungi warga yang datang untuk berwisata menikmati waktu libur Natal dan Tahun Baru.(Tribun bali/Rizal Fanany) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park merupakan sebuah wisata taman budaya seluas ± 60ha yang terletak di Ungasan, Kabupaten Badung, Bali sekitar 10-15 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai. 

Sebagai salah satu destinasi pariwisata buatan abad ke-21, GWK scat ini tengah berkembang menjadi taman budaya yang menyuguhkan berbagai acara yang meliputi pertunjukkan budaya, atraksi hiburan, beragam karya seni patung, seni lanskap tebing-tebing kapur yang unik dan cocok dijadikan tempat lokasi foto maupun sebagai tempat penyelenggaraan acara. 

Pada tahun 2012, PT Alam Sutera Realty Tbk, menjadi pemilik dan pengelola GWK dengan menghadirkan berbagai peremajaan fasilitas. 

Pembenahan sarana dan prasarana di kawasan utama GWK Cultural Park seperti di Plaza Wisnu, Lotus Pond, Festival Park, Amphitheater, Taman Indraloka, Tirta Agung dan lain sebagainya dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. 

Road To Bali Countdown 2020, GWK Gandeng PPMKI Bali Gelar Bali Classic Motor Show 3

FOTO-FOTO Liburan Natal dan Tahun Baru di GWK Bali, Siapkan Pesta Kembang Api

Semarak Pesta Perayaan Tahun Baru dan Pertunjukan Kembang Api Terbesar di Bali dalam GWK MuFest 2019

Selain itu GWK juga menawarkan destinasi wisata kuliner dengan pesona Bukit Ungasan di Jendela Bali dan Beranda Resto. 

Bermacam cinderamata unik dan menarik dapat dibeli di Kencana Souvenir, bersebelahan dengan Kencana Photo Studio yang menyediakan pelayanan fotography professional selama menikmati kunjungan GWK.

Setelah diresmikan pada September 2018 silam oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo rata-rata kunjungan wisatawan ke GWK 4.000-5.000 orang setiap harinya saat weekday diluar high season.

“Kita average per hari itu 4.000 sampai 5.000 kunjungan di weekdays diluar high season. Di high season seperti periode libur Natal dan Tahun Baru ini mencapai 10.000 orang kunjungan kesini,” ungkap Head of Division Marketing Communication & Event GWK Andre Prawiradisastra, Senin (30/12/2019).

Andre menambahkan pada tahun 2020 PT Alam Sutera Realty Tbk (Alam Sutera) selaku pengelola GWK Cultural Park akan menambah attraction baru yang tentu dapat menambah kesan wisatawan yang berkunjung.

Namun saat disinggung penambahan attraction apa, Andre enggan menyampaikannya.

“Di 2020 kita itu rencana menambah attraction di area patung GWK nya. Tapi mohon maaf saya belum bisa menyampaikan lebih lanjut. Tapi kalau wisatawan ke Pedestal GWK itu sudah ada maketnya jadi bisa lihat bocorannya disana. Bocorannya nanti akan ada theme park dan museum,” tuturnya.

Tapi dua fasilitas baru tambahan tersebut menurut Andre akan menjadi alternatif pilihan baru bagi wisatawan ke Bali yang ingin mengetahui Bali secara keseluruhan bisa mengunjungi GWK Cultural Park.

Namun untuk bisa masuk ke theme park dan museum tersebut Andre belum mengetahui apakah akan dikenakan tiket masuk di luar tiket masuk Kawasan atau tiket ke Pedestal.

“Belum tahu (apakah dikenakan tiket masuk lagi atau tidak. Masih kita bahas di manajemen,” jawabnya.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved