Tiga Hari Dikunjungi 45 Ribu Wisatawan, Tahun Ini Kunjungan Wisatawan ke Tanah Lot Alami Penurunan 

Ribuan wisatawan baik asing maupun domestik berkunjung ke DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali Rabu (1/1/2020).

Tiga Hari Dikunjungi 45 Ribu Wisatawan, Tahun Ini Kunjungan Wisatawan ke Tanah Lot Alami Penurunan 
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana di DTW Tanah Lot terpantau ramai di tahun baru 2020, Rabu (1/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN  - Ribuan wisatawan baik asing maupun domestik berkunjung ke DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali Rabu (1/1/2020).

Selama tiga hari di penghujung tahun 2019, DTW Tanah Lot Tabanan dikunjungi sebanyak 45 ribu pengunjung.

Kunjungan ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Selain itu, total kunjungan selama 2019 menyentuh angka 2.7 Juta orang lebih dengan rata-rata kunjungan per hari delapan hingga sembilan ribu.

Menurut data yang berhasil diperoleh, jumlah kunjungan selama tiga hari libur menyambut tahun baru mencapai 45 ribu lebih.

Rinciannya, Minggu tanggal 29 Desember jumlah pengunjung mencapai 17.057 orang, tanggal 30 Desember sebanyak 16.722 orang dan  pengujung tahun 2019 tanggal 31 Desember tercatat 11.228 orang.

Manager Operasional  DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana  mengatakan, ada beberapa hal yang mempengaruhi turunnya kunjungan ke Tanah Lot ini.

Reaksi Pengagguran dan Pelajar di Bali Terkait Cukai Rokok yang Naik Per 1 Januri 2020

Satu Semester Akan Berakhir, Seragam Gratis untuk Siswa di Badung Masih Tercecer

Salah satu yang paling memberi pengaruh adalah efek dari polemik soal zero dollar tour yang menimpa Bali beberapa waktu lalu.

Serta isu soal sweeping, penutupan usaha, kata-kata keras, dan sikap kurang bersahabat yang berkorelasi dengan kunjungan wisman Tiongkok.

“Penurunan sekitar 10 persen Itu sangat berpengaruh drastis dengan kunjungan di Tanah Lot. Kami sangat merasakan sekali dampaknya. Karena sejauh ini kunjungan wisatawan Tiongkok cukup mendominasi, ungkapnya, Rabu (1/1/2020).

Dia menyebutkan, tahun 2018 lalu kunjungan wisatawan di Tanah Lot tembus hingga mencapai angka 3.311.508 kunjungan.

Bupati Giri Prasta Rayakan Pergantian Tahun di Kuta sedangkan Sekda Adi Arnawa Rayakan di GWK

Wisatawan Mulai Tinggalkan Bali, Kemacetan Kendaraan Capai 1 Kilometer Menuju Pelabuhan Gilimanuk

Soal Dugaan Suap Sertifikat Tanah di Bali, Aspidsus: Kalau Dihitung Suapnya Pusing, Saking Banyaknya

Sementara kunjungan di tahun  2017 sebanyak 3.497.825  orang dan  di tahun 2016 sebanyak 3.525.335 juta.

Sehingga, dengan hal tersebut pihak manajemen terus melakukan upaya seperti melakukan beberapa penataan dan perbaikan.

Salah satunya dengan penambahan fasilitas taman dan lainnya. Namun di tengah penurunan angka kunjungan ini, pihaknya mengklaim, wisata Tanah Lot dengan capaian itu, masih menjadi kunjungan yang cukup tinggi. 

"Kami tetap melakukan promosi terutama melalui perbaikan-perbaikan, atau penambahan saran, pendukung, salah satunya perbaikan fasilitas taman, sehingga terjadi inovasi supaya wisatawan mau datang lagi ke Tanah Lot,” ungkapnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved