Kandidat 3 Besar Calon Kadis Diumumkan, Guru SMPN 1 Susut Masuk Tiga Besar Calon Kadis Perpustakaan

Panitia seleksi (pansel) lelang jabatan di lingkungan Pemda Bangli telah menentukan tiga besar calon kepala dinas.

Kandidat 3 Besar Calon Kadis Diumumkan, Guru SMPN 1 Susut Masuk Tiga Besar Calon Kadis Perpustakaan
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kepala BKD-PSDM Bangli, I Gede Arta

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI  – Panitia seleksi (pansel) lelang jabatan di lingkungan Pemda Bangli telah menentukan tiga besar calon kepala dinas.

Sesuai jadwal, seluruh kandidat tiga besar tersebut diumumkan pada Jumat (3/1/2020) pukul 13.00 Wita.

Pengumuman calon tiga besar dilakukan secara online, serta bisa diunduh pada laman BKD Bangli.

Pada dokumen pengumuman tersebut dipaparkan nama pelamar sesuai jabatan yang dituju, jabatan asal, hingga nilai pelamar.

Pada dokumen tersebut, beberapa kandidat juga namanya masuk di dua jabatan yang dilamar.

Pun demikian, dua pejabat yang ikut melamar dari luar daerah juga masuk pada tiga besar.

Seperti I Gede Redika, pejabat Dinas Perhubungan Kota Denpasar itu menduduki peringat 1 dengan nilai 66,73 pada jabatan yang dilamar yakni Kepala Dinas Perhubungan Bangli.

Cerita Jro Mangku Ulu Tentang Masa Lalu Sungai Yeh Panahan Lokasi Siswa Tabanan Tenggelam

Dari Banjir Hingga Longsor, Sepanjang Tahun 2019 Bali Dihantam Berbagai Bencana Hidrometeorologi

Dewa Nyoman Sumerta yang sebelumnya menjabat sekdis sosial di Kabupaten Tabanan, menduduki peringat III pada jabatan Kepala Dinas Sosial Bangli dengan nilai 64,84. Ada pula seorang guru SMPN 1 Susut yang masuk dalam tiga besar, yakni I Nengah Wikrama dengan nilai 67,40 pada jabatan Kepala Dinas Perpustakaan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembanan Sumber Daya Manusia ( BKD-PSDM) Bangli, I Gede Arta mengungkapkan penentuan empat besar ke tiga besar, ditentukan oleh pansel, berdasarkan ranking nilai masing-masing pelamar.

Gede Arta juga mengatakan kandidat yang masuk dalam tiga besar selanjutnya akan dikirimkan ke KASN untuk mendapat rekomendasi.

“Ini sesuai dengan persyaratan dari KASN. Nantinya KASN akan melihat dari rekam jejak masing-masing kandidat untuk mengeluarkan rekomendasi. Karenanya mereka yang berada di ranking satu, belum tentu akan lolos,” ujarnya.

BREAKING NEWS! Truk Hino Lindas Motor Hingga Ringsek di Jembrana, Kadek Yoga Selamat Setelah Loncat

Ini Lokasi Tes SKD CPNS 2019, Soal SKD Dibuat Melibatkan 18 Konsorsium Perguruan Tinggi

Lebih lanjut dijelaskan, ketika KASN menganggap tiga besar kandidat yang diusulkan telah memenuhi seluruh standar, KASN akan memberikan rekomendasi pada bupati untuk melakukan pelantikan.

Karenanya, jika dari tiga calon seluruhnya memenuhi standar, maka bupati memiliki hak prerogatif untuk memilih salah satu kandidat. Hal ini sesuai dengan UU 5 tahun 2014 dan PP 11 tahun 2017.

“Artinya diajukan tiga, kalau di antaranya ada yang tidak memenuhi standar, maka akan digugurkan. Sehingga bisa satu, dua, atau tiga orang yang direkomendasi. Jika di antara tiga ini seluruhnya ataupun dua orang memenuhi standar, diberikan kewenangan pada bupati untuk memilih, baru bisa dilantik,” terangnya.

Gede Arta mengatakan, pengumuman tiga besar kandidat hari ini akan diusulkan ke KASN untuk mendapatkan rekomendasi via email, hingga dokumen fisiknya.

Sedangkan untuk pelantikan, pihaknya memperikaran bisa dilangsungkan pada hari Selasa (7/1/2020) atau Rabu (8/1/2020).

Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok Puji Museum Penanggulangan Terorisme, Ini Katanya

“Jika tidak bisa dilangsungkan tanggal 8 Januari, maka pelantikan harus meminta persetujuan dari Mendagri (Menteri Dalam Negeri). Bersamaan dengan pelantikan, nantinya juga dilangsungkan mutasi jabatan eselon IIIa, IIIb, serta eselon IV. Tujuannya untuk mengisi jabatan kosong lantaran pejabat sebelumnya telah naik ke eselon IIb. Dalam hal ini diperkirakan ada 45 orang yang akan dimutasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, 15 jabatan yang dibuka dalam promosi jabatan diantaranya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik; Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pengembangan; Kepala Disperindag; Kepala Dinas PKP; Kepala Dinas Sosial; Kepala Dinas Perhubungan; Kepala Dinas P2KBP3A; Kepala Dinas Kominfo; Kepala Dinas Perpustakaan; Kepala Dinas PMPTSP; Kepala Bappeda; Kepala Satpol PP dan Damkar; Direktur RSUD Bangli; Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi; Kepala Dinas PUPRKim. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved