Breaking News:

Kemenhub dan Stakeholder Penerbangan Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Kemenhub menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat korban banjir di sekitar Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Humas Ditjen Hubud
Foto istimewa : Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan bersama dengan PT. Angkasa Pura I, PT. Angkasa Pura II, Airnav Indonesia, PT. Garuda Indonesia, dan lainnya menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat korban banjir yang berada di sekitar Bandar Udara Halim Perdanakusuma. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan bersama dengan PT. Angkasa Pura I, PT. Angkasa Pura II, Airnav Indonesia, PT. Garuda Indonesia, dan lainnya menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat korban banjir yang berada di sekitar Bandar Udara Halim Perdanakusuma. 

Pada kesempatan yang sama juga diberikan batuan sosial untuk para pegawai Direktorat Jenderal Perhubungan udara yang tertimpa bencana banjir.

Secara simbolis, penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, di Gedung Sainath Tower, Kemayoran, Jakarta, Jumat 3 Januari 2020 kemarin.

Polana mengatakan penyaluran bantuan di beberapa tempat di Jakarta merupakan wujud kepedulian pemerintah dan juga stakeholder penerbangan bagi masyarakat korban banjir. 

Bandara I Gusti Ngurah Rai Lakukan Langkah Antisipasi Masuki Musim Hujan

Oka Pariana Terpental, Seorang Warga Klungkung Tertimpa Pohon Albasia Saat Melintas

Kemenhub Dukung Penuh Penyelenggaraan Airport Solution Indonesia 2019

Polana berharap, bantuan yang disalurkan itu dapat bermanfaat untuk meringankan beban masyarakat korban banjir.

"Kami mengapresiasi penggalangan bantuan korban banjir yang dilakukan bersama stakeholder penerbangan, yaitu PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, Garuda Indonesia, AirNav Indonesia dan lainnya. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang mengalami musibah," kata Polana melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (4/1/2020).

Selain menyalurkan bantuan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga menyediakan posko kesehatan melalui Balai Kesehatan Penerbangan, posko ini merupakan posko tanggap darurat untuk bantuan korban banjir yang membutuhkan pertolongan medis.

Posko kesehatan dilengkapi petugas kesehatan dan ambulans. 

Sebelumnya, Polana juga melakulan peninjauan ke Bandar Udara Halim Perdana Kusuma pada Rabu, 1 Januari 2020 untuk melakukan evaluasi dan assessment terhadap Bandara Halim Perdana Kusuma yang sempat ditutup beberapa jam akibat genangan air di landasan pacu akibat akibat hujan yang melanda Jabotabek.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi intensif dengan penyelenggara bandara, maskapai, penyelenggara navigasi penerbangan serta stakeholder penerbangan lainnya untuk menentukan langkah-langkah yang tepat guna mengantisipasi hal - hal yang tidak diinginkan akibat keadaan kahar, karana keselamatan adalah yang utama dalam penerbangan.(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved